Suara.com - Siapa sangka sebuah mobil kompak bisa memicu badai di media sosial? Ya, Honda Brio, si mungil yang telah setia menemani jutaan keluarga Indonesia tiba-tiba menjadi pusat perdebatan panas tentang status sosial. Semua bermula dari sebuah video yang menghebohkan jagat maya, di mana tiga wanita muda berdebat soal "standar mobil jemputan".
Hal ini pertama kali diunggah oleh akun X nightride. Dalam unggahan tersebut, diperlihatkan percakapan tiga wanita yang membahas tentang mobil jemputan.
"Masa dijemput pakai Brio sih?" Kalimat yang terdengar sederhana ini ternyata mampu memantik api kontroversi. Seorang wanita dalam video tersebut terang-terangan menunjukkan nada meremehkan ketika membahas Honda Brio, sembari memuji-muji Honda Civic sebagai standar yang lebih "berkelas".
Namun, seperti pepatah "tak semua yang berkilau itu emas", tak semua yang berkomentar setuju dengan pandangan tersebut. Sosok wanita berbaju abu-abu dalam video itu justru membela pengguna Brio dengan argumen yang menyentuh hati: "Yang penting isi hatinya, bukan isi garasi."
Mari mundur sejenak dan melihat si mungil yang jadi bahan pembicaraan ini. Honda Brio, mobil yang lahir di Thailand pada 2012 ini, ternyata punya kisah sukses yang tak bisa dipandang sebelah mata. Begitu diminati, sampai-sampai Honda memutuskan untuk "mengindonesiakan" produksinya di Karawang sejak 2013.
Di balik bodi kompaknya, Brio menyimpan jantung mesin 1.200cc yang tangguh. Dengan kemampuan melontarkan tenaga 90 dk, mobil ini membuktikan bahwa ukuran tak selalu menentukan kemampuannya.
Memang, label LCGC (Low Cost Green Car) yang disandangnya kadang menjadi semacam "tattoo sosial" yang sulit dihapus. Tapi bukankah ini justru menunjukkan bahwa Brio adalah bukti nyata demokratisasi teknologi otomotif? Sebuah mobil berkualitas yang bisa dimiliki lebih banyak orang Indonesia.
Memasuki generasi kedua sejak 2018, Brio hadir dengan wajah yang makin menawan. Dengan rentang harga Rp170,4 juta hingga Rp258,2 juta, ia menawarkan pilihan yang bisa mengakomodasi berbagai kantong dan selera. Seperti menu di restoran yang menyajikan berbagai pilihan porsi, Brio hadir untuk semua kalangan.
Kontroversi ini sebenarnya membuka kotak pandora tentang sesuatu yang lebih dalam: bagaimana kita sebagai masyarakat memandang nilai seseorang. Apakah benar ukuran mobil berbanding lurus dengan ukuran harga diri? Bukankah karakter seseorang lebih penting dari karakter mobilnya?
Baca Juga: Fantastis! Setahun Gunakan Ojol, Amanda Manopo Habiskan Uang Setara Mobil Baru
Mungkin ini saatnya kita berhenti sejenak dan merenungkan: mobil memang bisa membawa kita ke tempat tujuan, tapi karakterlah yang menentukan akan jadi apa kita di tempat tujuan tersebut. Brio mungkin "cuma" mobil LCGC, tapi ia telah mengantarkan jutaan mimpi keluarga Indonesia ke tujuannya.
Bukankah lebih keren punya Brio hasil keringat sendiri ketimbang mobil mewah hasil utang sana-sini?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?