Suara.com - Suzuki diam-diam meluncurkan Jimny Nomade. Hal ini diketahui dalam laman Rushlane. Dari informasi tersebut didapat Nomade ini hadir untuk pasar Jepang. Lalu apa bedanya dengan versi di Indonesia?
Jimny Nomade tidak ada bedanya berarti dari di Indonesia. Mobil ini hanya ditambahkan sepasang pintu yang sebelumnya hanya tiga pintu saja. Bisa dikatakan sama dengan Suzuki Jimny 5 pintu.
Di balik tampilan gagahnya yang kompak, tersembunyi 'jantung' bertenaga - mesin K15B 1.462 cc yang siap mengaum dengan 102 dk pada 6.000 rpm. Torsinya mencapai 130 Nm yang mencengkeram di 4.000 rpm.
Berpadu dengan sistem All Grip Pro 4WD yang legendaris, Jimny Nomade tak gentar menghadapi berbagai medan. Mau santai di aspal? Gunakan mode 2H. Butuh cengkeraman ekstra? 4H siap membantu. Tantangan ekstrem menghadang? Mode 4L adalah jawabannya.
Bicara soal kepintaran, Jimny Nomade tak main-main. Hill Descent Control membuatnya segesit kambing gunung saat menuruni lereng curam, sementara Hill Hold Control menjaga pengendara tetap percaya diri menghadapi tanjakan menantang.
Keselamatan? Jangan khawatir! Enam airbag, sistem rem canggih, dan teknologi stabilitas terkini siap melindungi petualangan pengendara.
Masuk ke kabin, pengendara akan disambut suasana modern yang tak terduga dari sebuah off-roader. Head unit 9 inci dengan konektivitas smartphone terkini menjadi pusat komando digital pengendara.
Sistem audio Arkamys menghadirkan simfoni perjalanan yang memukau, sementara AC dengan pengatur suhu otomatis memastikan kenyamanan optimal dalam segala cuaca.
Yang membuat Jimny Nomade istimewa adalah kemampuannya mengakomodasi lebih banyak petualang dan perlengkapan mereka.
Baca Juga: Geger Plat RI 36, Raffi Ahmad Kembali Disorot karena Mobil Langka Ini
Ruang bagasi 211 liter siap menampung segala kebutuhan ekspedisi pengendara. Power window tambahan di konsol tengah? Detail cerdas yang membuktikan Suzuki memahami kebutuhan modern para penjelajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia