Suara.com - Mengendarai mobil listrik saat musim hujan tentu menjadi hal baru bagi sebagian orang. Apalagi pengguna kendaraan listrik yang sudah kian marak di Indonesia.
Tentu, harus memiliki pengetahuan dalam merawat dan juga menggunakan kendaraan mereka agar tetap prima dalam kondisi apapun.
Manager Aftersales Hyundai Gowa, Widi Mulyadi mengatakan bahwa perasaan was-was bagi para pengendara kendaraan listrik ketika menerobos banjir merupakan hal yang lumrah.
Meski begitu, rasa khawatir sesungguhnya tidak perlu terjadi bagi pengguna mobil listrik Hyundai, seperti Ioniq 5, Ioniq 6, dan Kona Electric ketika melewati genangan air.
"Mobil listrik Hyundai sebetulnya aman jika terkena genangan air, asalkan air tidak naik sampai menutupi roda mobil. Mobil listrik Hyundai telah dirancang dengan perlindungan khusus terhadap air, termasuk baterai yang tertutup rapat dan sistem kelistrikan yang terisolasi dengan baik,” kata Widi Mulyadi dikutip dari ANTARA pada Senin (4/2/2025).
Dia melanjutkan bahwa kendaraan listrik dari Hyundai sudah dilengkapi dengan isolasi yang kuat serta sertifikasi IP (Ingress Protection) yang dapat melindunginya dari air dan debu untuk baterai dan juga sistem kelistrikannya.
Sehingga, semakin tinggi IP yang dimiliki, maka perlindungan terhadap air juga semakin besar.
Tidak hanya memastikan kendaraan aman dalam menerjang jalur banjir yang masih dalam kategori aman, pihaknya juga memberikan beberapa tips berkendara yang aman dan bisa diaplikasikan kepada para pemilik kendaraan listrik.
1. Ganti karet wiper
Baca Juga: Pemilik Aion Y Plus Sudah Bisa Lakukan Pembaruan Fitur Android Auto di Bengkel Resmi
Mengemudi pada kondisi hujan deras membuat pandangan biasanya juga sulit melihat jalanan dengan jelas dan hal ini dapat membahayakan pengemudi.
Sebaiknya pelanggan mengganti karet wiper apabila sudah terlihat tanda-tanda goresan pada kaca depan mobil supaya wiper dapat bekerja secara maksimal dan jarak pandang saat mengemudi tampak lebih jelas.
2. Periksa kondisi ban
Pengemudi perlu memastikan ban mobil memiliki tapak yang cukup. Jika ban mobil pelanggan tidak memiliki tapak yang cukup, menghentikan secara cepat pada jalan yang basah dapat menyebabkan slip dan mungkin menyebabkan kecelakaan.
3. Kondisi baterai
Perhatikan kondisi baterai mobil listrik secara berkala. Pastikan untuk selalu mengecek daya baterai mobil listrik sebelum berkendara, terutama saat hujan deras, untuk memastikan kendaraan siap digunakan dan menghindari kemungkinan kehabisan daya di tengah perjalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Brand Lokal Motor Listrik yang Bagus Merk Apa? Cek Penjelasannya di Sini!
-
Cuma Belasan Juta! Intip Daftar Harga Lengkap Motor Listrik Viar Terbaru 2026
-
5 Motor Listrik Brand Lokal Setara Yamaha NMax, Jarak Tempuh Jauh, Mesin Bertenaga
-
Daftar Harga Mobil LCGC Irit Bensin untuk Harian saat Harga BBM Naik
-
Promo MyPertamina April 2026, Ada Cashback hingga Voucher Rp800 Ribu
-
Seharga Rp36 Juta, Apakah Motor Listrik Maka Cavalry Layak Gantikan Nmax dan PCX?
-
5 Mobil Listrik Bekas Kuat di Tanjakan, Mesin Tangguh Cuma Seharga Daihatsu Ayla Seken
-
4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan
-
5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
-
Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia