Suara.com - Kasus dugaan gratifikasi di Kabupaten Purwakarta kembali mencuri perhatian. Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta telah memeriksa mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, selama sekitar sepuluh jam terkait kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan mobil Toyota Innova Hybrid Zenix.
Kepala Kejari Purwakarta, Martha Parulina Berliana, dalam keterangannya pada Kamis, 6 Februari 2025, mengonfirmasi bahwa Anne memenuhi panggilan tim penyidik untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus ini.
"Sebelumnya (dipanggil untuk dimintai keterangan) sempat mangkir. Kini, Anne memenuhi panggilan kami untuk memberikan keterangan terkait dugaan gratifikasi yang melibatkan dirinya," ujar Martha.
Martha menegaskan bahwa Kejari Purwakarta berkomitmen untuk menangani kasus ini dengan profesional dan proporsional.
"Kami terus menjalankan penyidikan dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan setiap langkah dilakukan secara transparan dan adil," katanya.
Mantan istri Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, diperiksa pada Rabu (5/2) selama sekitar sepuluh jam. Anne tiba di kantor Kejari Purwakarta pukul 09.00 WIB dan baru meninggalkan lokasi pada pukul 19.00 WIB.
Innova Hybrid Zenix Jadi Barang Bukti
Sebelumnya, Kejari Purwakarta telah menyita sebuah mobil mewah Toyota Innova Hybrid Zenix dengan nomor polisi T 1507 CA.
Mobil tersebut diduga merupakan barang bukti dalam kasus gratifikasi yang melibatkan oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Purwakarta.
Kasi Pidana Khusus Kejari Purwakarta, Nana Lukman, membenarkan bahwa kendaraan tersebut telah disita sebagai barang bukti dalam penyelidikan yang berlangsung sejak awal 2024.
"Mobil ini kami amankan sebagai bagian dari penyelidikan kasus gratifikasi yang masih terus kami dalami," ujar Nana.
Dalam upaya mengungkap kasus ini, Kejari Purwakarta telah memeriksa sekitar 20 saksi, termasuk pejabat dan pegawai Pemkab Purwakarta, anggota DPRD Purwakarta, hingga sopir Anne saat menjabat sebagai bupati.
Kasus ini masih terus berkembang, dan Kejari Purwakarta memastikan bahwa setiap tahapan penyelidikan akan dilakukan secara transparan guna menegakkan keadilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125