Suara.com - Kasus korupsi Pertamina Patra Niaga yang rugikan negara sebesar 193,7 triliun rupiah rupanya sukses bikin publik kecewa berat.
Akibatnya, kata "Pertamina" dan "Pertamax" pun sampai trending di media sosial X, berisi wujud kekecewaan publik yang tertuang melalui cuitan-cuitan.
"Orang pake Pertamax dengan kesadaran merawat kendaraan dan bukan bagian dari penerima subsidi mengalami kenyataan bensin yang dijual under spec," cuit Netizen melalui akun @*hrdbac*t.
Cuitan akun tersebut ramai disamber publik dengan beragam keluh kesah, dan juga ungkapan kecewa.
"Pertanyaannya: Apakah ini ada kaitannya dengan masalah Pertamax kemarin? Apakah ini ada kaitannya dengan kelangkaan BBM swasta kemarin? Apakah ini penyebab harga BBM tidak ada penurunan walaupun harga minyak dunia turun?" celetuk warganet lain.
"Terima kasih Presiden @Prabowo setelah sekian lama misteri rusaknya beberapa mesin mobil yang mengisi Pertamax akhirnya terungkap juga penyebabnya," timpal netizen.
Selain itu ada juga warganet yang menganggap bahwa beli Pertamax cuma setara dengan beli BBM jelek tapi minus antrean.
"Rasanya marah banget baca berita ini. Saya udah nyoba jadi warga negara yang baik dengan beli Pertamax agar BBM bersubsidi lebih tepat sasaran, and this is what I got? Jadi selama ini kita bayar lebih mahal cuma buat nge-cut antrean?" tulis salah seorang pengguna X.
"Selama ini ternyata gue bukan beli Pertamax tapi beli fast-track doang," kata salah seorang warganet dengan nada kecewa.
Baca Juga: Selain Rumah Riza Chalid, Kejagung Juga Geledah Kantor di Plaza Asia dan Rumah di Jenggala 2
Segini kerugian yang diakibatkan korupsi Pertamax
Kejaksaan Agung menetapkan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang minyak selama periode 2018-2023, Selasa (25/2/2025).
Dalam kasus ini, ditemukan adanya manipulasi BBM dengan RON 90 yang dipasarkan menjadi RON 92, membuat negara merugi 193,7 triliun rupiah.
Berita Terkait
-
Selain Rumah Riza Chalid, Kejagung Juga Geledah Kantor di Plaza Asia dan Rumah di Jenggala 2
-
Profil M Kerry Adrianto Riza: Anak Juragan Minyak Diduga Terlibat Korupsi Bareng Dirut Pertamina Patra Niaga
-
Kekayaan Fantastis Riva Siahaan Versi LHKPN: Dirut Pertamina Patra Niaga Korupsi Minyak Mentah
-
Dari 1MDB ke Danantara: Belajar dari Skandal Keuangan Malaysia, Jangan Sampai Terjadi di Indonesia!
-
Digeledah usai Anak Tersangka Kasus Minyak Mentah Pertamina, Kejagung Sita Apa di Rumah Riza Chalid?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta