Suara.com - Toyota tengah mencatatkan kesuksesan besar dengan truk hibrida dan SUV ukuran penuh mereka. Tundra dengan mesin hibrida barunya mengalami lonjakan penjualan sebesar 27%, sementara Sequoia Hybrid meningkat hampir 18% pada tahun 2024. Toyota tidak hanya menjual hibrida, mereka mendominasi pasar dengan teknologi ini.
"Penjualan kendaraan listrik Toyota pada tahun 2024 mencapai 1.006.461 unit, tertinggi sepanjang masa, naik 53,1 persen," demikian laporan Toyota, dikutip dari Motor Biscuit. Hampir setengah dari penjualan di Amerika Serikat adalah hibrida. Namun, penjualan kendaraan listrik murni? Tidak begitu bagus.
Strategi hibrida Toyota terbukti berhasil. Saat pesaing mendorong kendaraan listrik penuh, Toyota terus menang dengan hibrida mereka. "SUV hibrida Sequoia dan truk pickup Tundra buatan San Antonio juga mencatatkan tahun yang luar biasa," lapor sebuah artikel.
Truk hibrida Toyota tidak hanya laris manis, tetapi juga mengalahkan beberapa model full-size pesaing. "Penjualan Tundra meningkat (15% dalam delapan bulan pertama)," lapor Autoweek. "Pesaingnya dari Detroit turun pada periode yang sama—18% untuk Ram 1500, 15% untuk GMC Sierra, 11% untuk Chevrolet Silverado, dan 10% untuk Ford F-Series."
Toyota mengandalkan hibrida sebagai jawaban atas harga bensin yang tinggi dan skeptisisme terhadap kendaraan listrik. "Hanya RAV4 Hybrid saja naik 29,3%, sementara Tundra Hybrid melonjak 22,1%," kata produsen mobil tersebut. Bahkan divisi mewah Toyota, Lexus, mencatatkan kenaikan penjualan hibrida sebesar 41% pada tahun 2024.
Toyota yakin bahwa hibrida adalah jembatan sempurna antara kekuatan bensin tradisional dan masa depan listrik penuh. "Pendekatan powertrain multi-jalur kami terus menarik pelanggan, sesuai dengan gaya hidup dan anggaran mereka," kata Jack Hollis, wakil presiden eksekutif TMNA.
Alih-alih meluncurkan kendaraan listrik dengan cepat, Toyota mengambil waktu mereka. "Tim kami bekerja sama dengan pemasok dan dealer untuk bersiap menghadapi tahun 2025 yang sibuk," kata Hollis. Perusahaan meluncurkan 24 model baru dan meningkatkan produksi baterai di fasilitas senilai Rp 229,506 triliun ($13,9 miliar) di North Carolina. Namun, mereka bergerak dengan hati-hati.
Toyota tahu bahwa mereka tidak bisa menghindari kendaraan listrik selamanya. "Toyota sedang bekerja di bidang EV—perlahan," saya sebelumnya menulis. Sementara strategi hibrida mereka sangat sukses hari ini, ujian sebenarnya adalah apakah Toyota dapat menerjemahkan kesuksesan itu menjadi EV yang kompetitif di masa depan.
Saat ini, truk hibrida Toyota sangat mendominasi. Namun, masa depan masih terbuka lebar. Jika Toyota tidak segera menguasai permainan EV mereka, boom hibrida hari ini bisa berubah menjadi kesempatan yang terlewatkan di masa depan.
Baca Juga: Meski Datangkan Banyak Cuan, Toyota Akui Fokusnya Bukan ke Avanza dan Innova
Berita Terkait
-
Meski Datangkan Banyak Cuan, Toyota Akui Fokusnya Bukan ke Avanza dan Innova
-
Revolusi Kemewahan Blue Bird, Tak Hanya Toyota Alphard Tapi...
-
Inikah Revolusi Listrik Toyota? Crossover Coupe yang Mencuri Perhatian
-
Review Anime MF Ghost, Nostalgia Initial D dalam Kemasan Modern
-
Gempar! Xiaomi Bikin Heboh Dunia Otomotif: SU7 Ultra Ludes dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?