Suara.com - Di pasar hatchback Indonesia, Honda Brio menjadi nama yang tak asing lagi. Mobil mungil ini berhasil mendominasi segmen hatchback berkat reputasinya sebagai kendaraan yang andal, irit bahan bakar, dan memiliki harga bersahabat.
Namun, dengan popularitas yang begitu tinggi, Brio mulai kehilangan daya tarik karena terlalu laris hingga membuat pasar hatcback kian monoton.
Bagi Anda yang bosan dengan pilihan mainstream, Suzuki Swift menawarkan angin segar dengan gaya yang mencuri perhatian.
Meski saat ini hanya tersedia di luar negeri, khususnya di Jepang, hatchback ini layak untuk jadi mobil idaman jika saja dihadirkan ke Indonesia.
Suzuki Swift dikenal dengan desain yang memadukan kesan sporty dan elegan, bahkan banyak yang menyebutnya mirip Mini Cooper.
Dengan harga yang mulai dari Rp 190,4 jutaan di Jepang, Swift menjadi opsi yang lebih murah dibandingkan Honda Brio RS, yang dibanderol Rp 248,2 jutaan di Indonesia.
Namun, jangan tertipu oleh harga yang lebih terjangkau, karena mobil ini menawarkan spesifikasi yang tak kalah menarik dan bisa jadi pesaing berat di kelas hatchback.
Spesifikasi Suzuki Swift yang Menggiurkan
Hadir dengan dimensi kompak, Suzuki Swift memiliki panjang keseluruhan 3.860 mm, lebar 1.695 mm, dan tinggi 1.500 mm, menjadikannya kendaraan yang ideal untuk manuver di jalan perkotaan.
Baca Juga: Siap-Siap, Larangan Tegas Penjualan Kendaraan BBM pada Tahun 2026
Interiornya pun cukup lega dengan panjang kabin 1.905 mm, lebar 1.425 mm, dan tinggi 1.225 mm, mampu menampung hingga lima penumpang.
Ground clearance-nya sebesar 120 mm juga pas untuk mengatasi jalanan Indonesia yang terkadang tidak mulus.
Dari segi mesin, Swift dibekali mesin Z12E berkapasitas 1.2 liter, 3 silinder, dengan tenaga maksimum 82 PS pada 5.700 rpm dan torsi puncak 108 Nm pada 4.500 rpm.
Teknologi DOHC dengan 12 katup dan Variable Valve Timing (VVT) memastikan mesin tetap efisien tanpa mengorbankan performa.
Konsumsi bahan bakarnya yang mencapai 26 km/l (WLTC-H) membuatnya menjadi salah satu hatchback paling irit di kelasnya.
Ditambah kapasitas tangki 37 liter, Anda bisa menjelajah lebih jauh tanpa sering berhenti mengisi bahan bakar.
Berita Terkait
-
Siap-Siap, Larangan Tegas Penjualan Kendaraan BBM pada Tahun 2026
-
Nyawa Dipertaruhkan: Kisah Mencekam Uji Tabrak Mobil Era 1930-an
-
Jangan Asal Pompa! Ini Fakta Mengejutkan Tentang Tekanan Ban Saat Mudik
-
Duel Sengit Pasar Motor Matic 125 cc: Honda Vario, Yamaha Gear Ultima atau Suzuki Burgman Street?
-
Suzuki e-Address Jadi Motor Listrik Pertama Suzuki yang Diproduksi Massal
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional
-
Toyota Ekspansi, Transportasi Udara Turut Disasar
-
Strategi Hyundai Redam Dominasi Mobil China Lewat Jajaran Produk Baru