New Carry hadir dalam dua model andalan: Flat Deck dan Wide Deck, yang masing-masing bisa disesuaikan dengan kebutuhan usaha.
Bahkan di tahun 2025, Suzuki kembali menyempurnakan New Carry dengan desain kabin lebih ergonomis, serta pilihan varian AC dan Power Steering untuk meningkatkan kenyamanan pengemudi.
Harga dan Pajak Carry Ramah di Kantong
Keunggulan lain dari Suzuki Carry adalah daya tahan dan harga jual kembali yang stabil. Di pasar mobil bekas, harga Suzuki Carry sangat bervariasi tergantung tahun produksi dan kondisi.
Misalnya, Carry Futura tahun 2006 masih bisa ditemukan dengan harga Rp 45 juta hingga Rp 50 juta, sementara Mega Carry tahun 2015 dilepas di kisaran Rp 70 juta hingga Rp 85 juta.
Untuk New Carry keluaran 2021 ke atas, harga pasarannya berada antara Rp 95 juta hingga Rp 110 juta.
Harga New Carry terbaru 2025 pun masih kompetitif. Di diler resmi, New Carry Flat Deck tanpa AC dibanderol sekitar Rp 165 juta, sedangkan varian tertinggi Wide Deck dengan AC dan Power Steering bisa mencapai Rp 175 juta.
Pajak kendaraan Suzuki Carry tergolong terjangkau. Sebagai gambaran, pajak tahunan untuk Carry tahun 2010 berkisar Rp 700 ribu – Rp 900 ribu, sedangkan New Carry keluaran terbaru tahun 2025 dikenakan pajak sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 1,8 juta per tahun—tergantung wilayah dan nilai jual kendaraan.
Di balik angka-angka dan evolusi desain, Suzuki Carry sesungguhnya adalah simbol ketangguhan usaha rakyat. Dari pedagang keliling, penyalur logistik di pelosok, hingga armada layanan antar barang daring, Carry terus menunjukkan bahwa kepercayaan dibangun melalui performa yang konsisten dan hemat biaya operasional.
Baca Juga: Ada yang Aneh pada Kaki Happy Asmara saat Mau Masuk Mobil Pikap, Ini Videonya
Tak heran jika Carry menjadi salah satu produk otomotif tersukses Suzuki di Indonesia. Lebih dari 1,5 juta unit telah terjual sejak generasi awal hingga kini. Bahkan, ekspor Suzuki Carry ke negara-negara Asia dan Afrika membuktikan daya saing kendaraan ini di pasar global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga