Ada juga pom “smart charging” yang dirancang untuk menyesuaikan aliran arus secara otomatis selama proses pengisian daya.
Para ahli juga memberikan saran bagi para pemilik kendaraan listrik untuk dapat membatasi penggunaan metode pengisian daya super cepat hingga kurang dari 40% dari total sesi pengisian daya dan memprioritaskan pengisian daya lambat Ketika memiliki waktu lebih panjang.
Mereka juga menyarankan untuk menghindari metode “ultra-fast charging” saat baterai berada di bawah 10% atau di atas 90%, karena pengisian daya dalam rentang ini dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar.
Tipe Konektor Mobil Listrik di Indonesia
Dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia, pemerintah telah menetapkan standar konektor pengisian daya untuk memastikan kompatibilitas dan keamanan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1 Tahun 2023 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, terdapat tiga tipe konektor yang diakui dan digunakan di Indonesia:
Tipe 2 (AC Charging)
Konektor Tipe 2, sesuai standar IEC 62196, adalah konektor pengisian arus bolak-balik (AC) yang umum digunakan di Eropa dan Indonesia.
Desainnya berbentuk persegi panjang dengan tujuh pin, mampu menyediakan daya hingga 43 kW pada arus 63 ampere.
Baca Juga: Pengguna Chery J6 Keluhkan Sensor ADAS Bermasalah, Ada yang Sampai Ngerem Sendiri...
Konektor ini banyak digunakan pada stasiun pengisian AC publik dan kompatibel dengan banyak kendaraan listrik yang beredar di Indonesia.
CHAdeMO (DC Charging)
CHAdeMO adalah standar pengisian cepat arus searah (DC) yang dikembangkan di Jepang. Konektor ini memiliki desain bulat besar dengan 10 pin dan mampu menyediakan daya hingga 62,5 kW, memungkinkan pengisian daya hingga 80% dalam waktu 30-40 menit.
Di Indonesia, CHAdeMO digunakan oleh beberapa model kendaraan listrik, terutama yang berasal dari produsen Jepang.
CCS2 (Combined Charging System Type 2)
CCS2 adalah sistem pengisian cepat DC yang menggabungkan konektor AC Tipe 2 dengan dua pin tambahan untuk pengisian DC.
Desainnya memungkinkan pengisian daya hingga 200 kW pada arus 200 ampere dan tegangan 1000 V DC. CCS2 menjadi standar pengisian cepat DC di banyak negara, termasuk Indonesia, dan didukung oleh berbagai produsen kendaraan listrik modern.
GBT (Guobiao Standard)
GBT adalah standar konektor pengisian yang dikembangkan di Tiongkok. Meskipun beberapa kendaraan listrik di Indonesia mungkin menggunakan standar ini, GBT tidak diakui secara resmi oleh pemerintah Indonesia. Pengguna GBT harus menyediakan konektor sendiri untuk memastikan kompatibilitas dengan stasiun pengisian yang ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya