Sistem ini memungkinkan mobil beroperasi penuh dengan listrik untuk jarak pendek, atau menggunakan kombinasi mesin dan listrik untuk efisiensi optimal pada perjalanan lebih jauh.
Performa Gabungan yang Bikin Melongo
Dari sisi performa, mesin bensin sanggup menghasilkan tenaga sebesar 102 kW dengan torsi 265 Nm.
Sementara itu, motor listriknya menyemburkan tenaga hingga 145 kW dan torsi 325 Nm.
Performa gabungan dari kedua sumber tenaga ini membuat mobil BYD Song Plus DM-i Champion mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu sekitar 5,9 detik.
Angka akselerasi ini sangat impresif untuk sebuah SUV keluarga dan menunjukkan bahwa mobil ini tidak hanya efisien, tetapi juga sangat responsif saat dibutuhkan.
Efisiensi dan Harga
Tak hanya bertenaga, mobil ini juga menawarkan efisiensi konsumsi bahan bakar yang tinggi serta pengalaman berkendara yang mulus berkat teknologi hibrida canggih milik BYD.
Teknologi PHEV memungkinkan pengisian baterai dari sumber luar, mengoptimalkan penggunaan mode elektrik murni serta menekan konsumsi bahan bakar fosil.
Baca Juga: Setelah BMW, Kini Kaesang Muncul dari Balik Pintu Mobil Listrik Hyptec HT
Di pasar Uzbekistan, mobil ini dijual dengan harga mulai dari 367.732.000 SOM, yang jika dikonversi ke Rupiah, setara dengan sekitar Rp471.600.000.
Hadiah 40 unit mobil BYD Song Plus DM-i Champion dari Presiden Shavkat Mirziyoyev kepada tim nasional Uzbekistan adalah bentuk apresiasi yang luar biasa, sekaligus menunjukkan arah masa depan kendaraan yang semakin ramah lingkungan. I
ni tidak hanya menjadi sorotan dalam dunia sepak bola, tetapi juga memberikan inspirasi baru dalam industri otomotif.
Ketika Timnas Indonesia mungkin berbangga dengan jam tangan mewah, para pahlawan Uzbekistan pulang dengan mobil hybrid canggih yang bukan hanya simbol prestasi, tetapi juga investasi cerdas untuk mobilitas yang efisien dan berkelanjutan.
Hadiah ini jelas membawa "level" penghargaan ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan di atas jam tangan paling mewah sekalipun!
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan