Jika terdengar suara kasar, berisik, atau "ngeletrek", ini bisa jadi pertanda ada masalah serius di bagian internal mesin yang perbaikannya bisa menguras dompet.
Periksa juga apakah ada rembesan oli di sekitar blok mesin atau paking. Jika Anda ragu, "bawa mekanik terpercaya untuk inspeksi langsung" adalah saran terbaik yang bisa Anda ikuti.
4. Pastikan Kelistrikan dan Fitur Berfungsi Normal
Sistem kelistrikan adalah urat nadi dari fitur-fitur modern pada motor. Cek satu per satu fungsinya, jangan sampai ada yang terlewat:
- Lampu depan (jauh dan dekat)
- Lampu sein (depan dan belakang)
- Lampu rem dan senja
- Klakson
- Starter elektrik
- Indikator di panel spidometer
Jika salah satu fungsi ini mati, bisa jadi hanya masalah sepele seperti bohlam putus, atau bisa juga masalah yang lebih rumit pada aki atau sistem kabel (kabel bodi) yang perbaikannya cukup merepotkan.
5. Jangan Anggap Remeh Kaki-Kaki dan Pengereman
Kenyamanan dan keselamatan Anda sangat bergantung pada sektor ini. Goyangkan roda depan dan belakang untuk memeriksa apakah ada oblak pada laher (bearing).
Tekan suspensi depan dan belakang untuk memastikan peredamannya masih berfungsi baik, tidak bocor atau amblas.
Terakhir, coba sistem pengereman. Pastikan rem terasa pakem dan tidak mengeluarkan bunyi aneh.
Baca Juga: Yamaha Aerox 155 Harga Berapa? Edisi 2017 Lebih Murah dari Beat, lho!
6. Kelengkapan dan Keabsahan Dokumen Adalah Kunci
Dokumen yang lengkap dan sah menjadi elemen terpenting saat membeli motor bekas. Tanpa surat-surat resmi, kondisi motor yang prima pun tidak akan memiliki nilai penuh.
Pastikan Anda mendapatkan dokumen penting seperti BPKB, STNK, dan jika memungkinkan, faktur pembelian.Berikut langkah-langkah verifikasi yang perlu dilakukan:
Cocokkan Nomor Rangka dan Mesin: Periksa nomor rangka dan mesin pada motor, lalu bandingkan dengan yang tercantum di BPKB dan STNK. Pastikan tidak ada tanda-tanda manipulasi, seperti bekas ketokan atau perubahan pada nomor tersebut.
Perhatikan Masa Berlaku Pajak: Lihat tanggal kedaluwarsa pajak di STNK. Jika pajak sudah lama tidak diperbarui, Anda mungkin perlu menanggung biaya tambahan yang cukup besar.
7. Lakukan Test Ride untuk Merasakan Langsung
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Alasan Toyota Innova Zenix Hybrid Jadi Raja MPV Premium Masa Kini
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Nyaman untuk Orang Pendek
-
Harga Mepet Agya Bekas tapi Lebih Berkelas dan Bagasi Luas: Segini Harga Toyota Vios 2013
-
3 Rekomendasi Mobil MPV Bekas Pintu Geser di Bawah Rp100 Juta, Kabin Luas dan Nyaman
-
5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik Murah Januari 2026, Harga di Bawah Rp200 Juta
-
Mewah, Murah, Rawan Bikin Gegabah: Ketahui Dulu Pajak Mobil Bekas Toyota Voxy 2019 sebelum Beli
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Bandel dengan Pajak di Bawah Rp1,5 Juta
-
7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
-
Mulai Terjangkau, Segini Harga Xenia 2015: Pajaknya Murah, lho!