Suara.com - Toyota mengumumkan penarikan kembali atau recall terhadap hampir 70 ribu unit kendaraannya di Australia akibat potensi kerusakan pada panel instrumen digital.
Melansir Drive, sebanyak 69.586 unit kendaraan Toyota yang diproduksi antara Juli 2022 hingga April 2025 masuk dalam daftar recall. Model-model yang terdampak, antara lain Toyota C-HR, Camry, Corolla, Corolla Cross, GR Corolla, GR Yaris, Kluger, dan RAV4.
Dalam pemberitahuannya, Toyota menyebut bahwa kerusakan yang terjadi dapat menyebabkan kluster instrumen digital berukuran 12,3 inci itu tidak menampilkan informasi berkendara sama sekali.
Hal tersebut berisiko meningkatkan kemungkinan kecelakaan dalam kondisi tertentu karena pengemudi tidak bisa melihat indikator kecepatan maupun peringatan penting lainnya.
Meski demikian, Toyota menegaskan bahwa tidak semua kendaraan yang diproduksi antara Juli 2022 hingga April 2025 terdampak.
Beberapa unit yang telah dijual pun kemungkinan besar tidak terpengaruh karena sudah menggunakan perangkat lunak versi terbaru.
Pabrikan asal Jepang itu turut menjelaskan bahwa penyebab dari gangguan itu adalah karena pemrograman yang tidak tepat pada meter kombinasi. Hal ini mengakibatkan komponen penyimpanan data di dalamnya mengalami penurunan fungsi lebih cepat dari seharusnya.
Meski kendaraan masih bisa digunakan, Toyota menyarankan pemilik yang mengalami gangguan ini untuk segera menghubungi diler resmi terdekat untuk mendapatkan pembaruan perangkat lunak pada sistem panel instrumen.
Proses perbaikan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 1 hingga 2,5 jam, tergantung model kendaraan. Selain itu, proses servis ini tidak akan dikenakan biaya.
Baca Juga: Cari Mobil Cicilan Ringan Rp1 Jutaan? Ini 5 Rekomendasi Mobil Toyota Terbaik untuk Pekerja
Diketahui sejumlah model yang dipasarkan Toyota di Australia diketahui juga dijual di Indonesia. Namun kasus yang terjadi di Negeri Kangguru tidak terjadi di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga