Skuter asal Taiwan ini menawarkan desain neo-retro yang kental dengan nuansa Eropa.
Bodinya yang membulat, lampu depan heksagonal, dan dek rata membuatnya sangat fungsional sekaligus stylish.
Pasaran Harga Bekas: Rp17 - 20 jutaan (tergantung tahun dan kondisi).
Kelebihan:
Fitur Modern: Sudah dilengkapi sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System) single channel, fitur yang jarang ada di kelasnya.
Kymco Noodoe: Beberapa versi dilengkapi dashboard digital yang bisa terhubung ke smartphone untuk navigasi, sebuah nilai plus besar.
Kualitas Build: Dikenal memiliki kualitas rakitan yang solid dan material yang baik.
2. Benelli Seta 125
Jika kamu mencari skuter dengan aura Italia yang kental namun dengan harga yang sangat terjangkau, Benelli Seta 125 adalah jawabannya.
Baca Juga: Modal Rp4 Juta Pengen Punya Motor? Ini Deretan Motor Bekas Bandel dan Perkiraan Tahunnya
Motor ini benar-benar mengadopsi desain skuter Italia klasik dari era 60-an. Bodinya ramping, membulat, dan penuh dengan aksen krom yang elegan.
Pasaran Harga Bekas: Rp10-14 jutaan.
Kelebihan:
Harga Sangat Terjangkau: Pilihan paling ekonomis untuk mendapatkan skuter bergaya retro otentik.
Desain Klasik Sejati: Dari lampu bulat, spion bulat, hingga behel belakang berlapis krom, semuanya meneriakkan kata 'klasik'.
Bobot Ringan: Mudah dikendalikan dan lincah untuk selap-selip di kemacetan kota.
3. Vespa LX 125/150 (Generasi Awal)
Kenapa harus mencari yang mirip jika bisa mendapatkan yang asli? Ya, dengan budget mendekati Rp 20 juta, kamu sudah bisa berburu Vespa matic sungguhan, yaitu Vespa LX 125 atau LX 150 generasi awal (sekitar tahun 2011-2014).
Meski usianya lebih tua, pesona "Vespa asli" tidak akan pernah pudar.
Pasaran Harga Bekas: Rp 18 - 22 jutaan (membutuhkan sedikit negosiasi dan keberuntungan untuk dapat di bawah 20 juta).
Kelebihan:
Brand Value: Ini adalah Vespa. Titik. Nilai merek, komunitas, dan kebanggaannya tidak tertandingi.
Bodi Monokok Besi: Memberikan sensasi berkendara yang mantap dan kokoh, berbeda dari skuter berbodi plastik.
Komunitas Solid: Sangat mudah mencari informasi, suku cadang, maupun teman untuk riding bersama.
Analisis Konsumsi BBM: Seirit Apa Sih Motor Ini?
Bagi anak muda, biaya operasional harian adalah faktor krusial. Keiritan bahan bakar menjadi salah satu alasan utama untuk membeli motor jenis vespa ini di Indonesia. Mari kita bedah perkiraan konsumsi BBM dari ketiga motor di atas.
Kymco Like 150i: Dengan mesin 150cc modern, konsumsi BBM-nya tergolong efisien. Rata-rata, motor ini bisa mencatatkan 35-40 km/liter.
Benelli Seta 125: Mesin karburator 125cc-nya memang tidak secanggih kompetitor, namun cukup irit untuk penggunaan dalam kota. Perkiraan konsumsinya ada di angka 30-35 km/liter.
Vespa LX 125/150: Untuk generasi awal, konsumsi BBM-nya berada di kisaran 30-38 km/liter, tergantung pada varian mesin (125 atau 150) dan kondisi perawatannya.
Dengan asumsi kamu menempuh jarak 20 km per hari untuk PP kampus/kantor, dalam sebulan kamu hanya membutuhkan sekitar 15-20 liter bensin. Cukup hemat, bukan?
Estimasi Biaya Perawatan Rutin (2-3 Bulan)
Membeli motor bekas berarti harus siap dengan perawatannya. Namun, jangan takut kantong jebol. Untuk penggunaan normal, berikut estimasi biaya yang perlu kamu siapkan dalam periode 2-3 bulan.
Ganti Oli Mesin & Gardan: Ini adalah ritual wajib. Biayanya sangat terjangkau.
Oli Mesin: Rp 60.000 - Rp 100.000
Oli Gardan: Rp 20.000 - Rp 30.000
Jasa Mekanik: Rp 30.000 - Rp 50.000
Total: ~ Rp 110.000 - Rp 180.000
Servis Ringan & Pemeriksaan CVT: Meliputi pembersihan filter udara, pengecekan busi, dan pembersihan area CVT (roller, v-belt). Ini penting untuk menjaga performa matic tetap responsif.
Biaya Jasa: Rp 75.000 - Rp 150.000
Jadi, dalam 2-3 bulan, siapkan dana sekitar Rp200 - 350 ribu untuk perawatan rutin. Angka ini tentu belum termasuk penggantian komponen fast moving seperti kampas rem atau ban jika memang sudah waktunya diganti saat kamu membeli motor tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove