Suara.com - Jika Anda tinggal di wilayah rawan banjir, Anda perlu lebih selektif dalam memilih mobil. Berikut ini rekomendasi mobil bekas yang cocok untuk daerah banjir, tahan banting, dan murah.
Banjir yang cukup tinggi dapat merusak bagian penting mobil, seperti mesin, sistem kelistrikan, hingga bagian bawah bodi.
Oleh karena itu, mobil dengan ground clearance tinggi dan mesin yang tangguh menjadi pertimbangan utama bagi banyak orang yang tinggal di daerah langganan banjir.
Inilah 5 pilihan mobil bekas yang dikenal tahan banting dan cocok dipakai di daerah rawan banjir, namun tetap ramah di kantong.
1. Isuzu Panther
Isuzu Panther memiliki mesin diesel yang terkenal sangat bandel dan tahan terhadap medan berat, termasuk saat menerjang banjir.
Ground clearance-nya mencapai 200 mm lebih, menjadikannya salah satu mobil bekas paling cocok untuk wilayah yang sering tergenang air.
Selain mesinnya yang bertenaga, Isuzu Panther juga dibekali bodi yang kuat dan tahan banting.
Intake manifold-nya tinggi sehingga membuat air sulit masuk ke ruang pembakaran.
Mobil ini juga punya kemampuan off-road ringan, sehingga cocok untuk daerah yang jalannya rusak atau sering berlumpur.
Baca Juga: Anti Kantong Jebol, 4 Mobil dengan Pajak Tahunan di Bawah Rp1 Juta, dari LCGC Sampai Listrik
Panther dalam kondisi bekas bisa Anda temukan di rentang harga Rp60 juta hingga Rp130 juta, tergantung tahun dan spesifikasinya.
2. Suzuki SX4
SX4 dirancang sebagai crossover yang mengusung karakter nyaman seperti sedan, namun tetap tangguh layaknya SUV.
Ground clearance 190 mm membuat SX4 lebih siap menghadapi kondisi jalan yang digenangi air.
Desainnya juga modern dan tetap nyaman dipakai untuk keperluan sehari-hari di dalam kota.
Keunggulan lain dari SX4 terletak pada posisi intake manifold yang cukup tinggi, serta suspensi yang cukup empuk untuk melintasi jalan rusak atau banjir.
Suzuki SX4 bekas dibanderol mulai dari Rp80 juta hingga Rp120 juta, dengan pilihan unit yang cukup melimpah di pasaran.
Berita Terkait
-
Mimpi Punya Mobil Sport? Ini Dia Alternatif 'Porsche' di Bawah Rp 80 Juta
-
6 Rekomendasi Mobil Bekas Mulai Rp70 Jutaan Anti Rugi: Harga Stabil dan Perawatan Murah 2025
-
Apa Mobil Bekas Honda yang Biaya Perawatannya Murah dan Mudah? Ini 3 Rekomendasinya
-
3 Mobil Bekas 100 Jutaan dengan Panoramic Sunroof, Mewah Tak Harus Alphard!
-
5 Mobil Bekas Harga Rp50 Jutaan, Bukan Cuma Si Sejuta Umat Avanza - Xenia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Mobil Mati Mendadak di Tengah Jalan? Jangan Panik, Ini 5 Penyebab Utama dan Solusinya
-
Motul Indonesia Lakukan Penyesuaian Harga Pelumas Sebagai Respon Hadapi Situasi Geopolitik Global
-
Pemerintah Bebaskan Pajak untuk 5 Kendaraan Ini, Apakah Kendaraanmu Termasuk yang 'Kebal?
-
Terpopuler: Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah, 7 Motor Listrik Tangguh untuk Harian
-
Berapa Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah? Cek Batas Minimalnya
-
Calya hingga Xpander, Mana Mobil Bekas Paling Tangguh untuk Transisi ke Bioetanol E20?
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
-
7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok