Suara.com - Hyundai Motors Indonesia (HMID) bocorkan rencana bawa model kendaraan baru sebelum akhir tahun 2025.
Dijelaskan oleh Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soejopranoto, pihaknya sedang merencanakan untuk membawa beberapa produk baru yang dinilai cocok buat masyarakat Indonesia.
"Kita lagi planning kemungkinan ada beberapa produk baru. Ada satu produk yang masih tarik ulur lah. Tapi kita akan ambil secara CBU dan rasanya itu sangat cocok buat masyarakat Indonesia," ujar Soerjo, di ICE BSD, Sabtu (2 Agustus 2025).
Terkait jenis mobil yang akan diluncurkan, Soerjo mengaku pihaknya masih mempertimbangkan antara mobil hybrid atau listrik.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa mobil yang kemungkinan akan diluncurkan tersebut akan menyasar segmen bawah yang artinya bisa hadir dengan harga yang lebih terjangkau.
"Tadi kan sudah dikasih tau bahwa kita tertarik dengan segmen yang bawah tapi ditunggu aja nanti tanggal mainnya," tambahnya.
Diketahui pada kuartal ketiga tahun ini, Hyundai baru saja menambah lini produknya dengan meluncurkan Stargazer Cartenz melalui ajang GIIAS 2025 yang sekaligus menjadi debut global untuk model tersebut.
Stargazer Cartenz hadir dengan sejumlah penyegaran dari model sebelumnya, dengan perubahan paling mencolok terlihat pada bagian eksterior. Pembaruan ini dilakukan sebagai respons terhadap masukan konsumen yang kurang puas dengan tampilan luar model sebelumnya.
"Sejak 2022 banyak sekali komen mengenai tampilan eksternalnya. Kalau nggak salah kurang lebih 18 persen merasa kurang cocok dengan tampilan depan ataupun tampilan belakangnya. Nah 18 persen itu lah yang kita ingin jawab melalui tampilan eksterior yang ada di Cartenz ataupun Cartenz X sekarang," ungkap Soerjo.
Baca Juga: Kesan Singkat Menjajal Suzuki Fronx di GIIAS 2025
Namun nyatanya, pembaruan pada Stargazer Cartenz tidak hanya terjadi pada eksterior. Secara spesifikasi, mobil ini juga dibekali fitur tambahan seperti Smart Cruise Control dengan sistem stop and go yang bisa membantu pengendara menghadapi kemacetan tanpa harus terus menerus menginjak pedal gas.
Sementara, jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk Stargazer Cartenz dan Cartenz X selama ajang GIIAS 2025 tercatat telah menyumbang sekitar 50 persen dari total SPK seluruh model Hyundai yang dipamerkan di booth.
"Kira-Kira 50 persen dari SPK yang masuk selama GIIAS 2025 itu adalah Cartenz," tutup Soerjo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Terpopuler: SPBU Swasta Sepi, Mobil Listrik Mitsubishi Bisa Gantikan Genset
-
Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya
-
4 Motor Brilian Suzuki yang Nggak Masuk Indonesia, padahal Bisa Bikin Kelas 150cc Bertekuk Lutut
-
Daftar Harga Motor Matik Juni 2026 Setelah Alami Kenaikan Harga
-
Nongol di Dealer, Mitsubishi Kenalkan Mobil Listrik dengan Harga Mirip BYD Atto 1
-
3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel
-
CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik
-
BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam
-
Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta
-
Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan