Seolah tak cukup hanya di satu kelas, staminanya kembali diuji di kelas NS150cc.
Dan hasilnya? Sama-sama impresif! Gilang kembali menunjukkan daya tahan luar biasa, berjuang gigih meski sempat tercecer.
"Alhamdulillah lagi saya bisa mengawali start dari grid 4, sudah cukup baik dan sisanya saya perjuangkan meski sempat tercecer mundur posisi tapi bersyukurnya saya bisa selesaikan balap di posisi 3 pada race pertama dan race kedua," bangga Gilang.
Sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa tekadnya tak tergoyahkan!
Regenerasi Juara: Kilauan Masa Depan dari Resky Yusuf!
Kisah kemenangan ART Yogyakarta terasa semakin sempurna dengan gemilangnya prestasi pembalap muda mereka, Resky Yusuf.
Turun di kelas Junior NS150cc, Resky membuktikan bahwa ART tidak hanya fokus pada kemenangan saat ini, tetapi juga memiliki bibit-bibit unggul untuk masa depan balap Indonesia.
Sama seperti seniornya, ia juga memulai balapan dari pole position dan bertarung cerdas, menjaga racing line yang sempurna untuk mengamankan podium.
“Lap demi lap saya hanya berusaha tidak lepas dari rombongan depan, menjaga racingline yang tidak mudah membuat saya musti mengatur strategi dan alhamdulillah bisa finish pada posisi 3,” ungkap Resky, menunjukkan kedewasaan dalam balapan.
Baca Juga: Dilema, Siapa Pembalap yang akan Diberi Motor GP26 oleh Ducati Tahun Depan?
Inilah 'Resep Rahasia' ART Yogyakarta Menggila di Mandalika!
Kemenangan besar ini tentu bukan sekadar kebetulan. Ada strategi matang, kerja keras tak kenal lelah, dan sinergi tim yang menjadi pilar utama kesuksesan mereka.
Berikut adalah kunci-kunci di balik dominasi Pasukan Merah Putih:
- Adaptasi Secepat Kilat Regulasi Baru:
Chief Mekanik Haris Sakti “Mletis” membuktikan kecerdikannya. Ia secara proaktif menyesuaikan setelan motor dengan regulasi baru yang dinamis, memastikan performa tetap di puncak persaingan.
"Kami persiapkan semuanya di setiap serinya, dan di seri ke tiga ini kami mencoba dengan regulasi baru supaya balap lebih berimbang," ungkap Haris, menunjukkan dedikasi tim.
- Persiapan Fisik Ekstra yang Menguras Batas:
Sadar akan turun di dua kelas pasca-cedera, Andi Gilang tak main-main.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil MPV Bekas Pintu Geser Harga di Bawah 100 Juta: Ramah Lansia dan Anak
-
Terpopuler: Harta Yaqut Cholil Meroket Setara McLaren, 5 Mobil Bekas untuk Karyawan UMR
-
TMMIN Nilai Pasar Mobil Indonesia 2026 Belum Jelas
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
-
Toyota Indonesia: Tarif dan Biaya Logistik Tantangan di 2026
-
5 Mobil Keluarga Harga Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Sony dan Honda Pamer SUV Listrik Afeela di CES 2026: Desain Sporty, Bisa Main PS5
-
Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
-
5 Motor Yamaha Paling Irit BBM, Cocok untuk Harian dan Dompet Aman
-
Korupsi Haji Bersama Gus Yaqut, Isi Garasi Gus Alex Cuma Ada Mobil MPV Murah dan Motor Sejuta Umat