Suara.com - Ada beberapa hal penting dan fitur yang sebaiknya dipertimbangkan secara matang sebelum memutuskan pembelian terutama jika mau membelikan mobil untuk seorang pensiunan.
Agar bisa berkendara dengan nyaman dan aman, apapun mobilnya, pastikan bisa masuk dan keluar dengan mudah. Ini berarti pintu harus lebar dan posisi jok berada sedikit di bawah pinggul atau setidaknya mendekati titik tersebut.
Seorang pensiunan akan cepat lelah jika harus sering “menjatuhkan diri” ke dalam mobil sport atau city car, apalagi jika bertubuh tinggi. Hal ini semakin terasa seiring bertambahnya usia.
Dalam berkendara, Anda harus bisa melihat dan terlihat. Posisi duduk yang tinggi dengan kaca lebar di sekeliling adalah pilihan terbaik.
Pencahayaan LED, baik lampu utama otomatis, lampu belakang, maupun daytime running light (DRL), memberikan visibilitas lebih baik dibanding lampu biasa.
Wiper sensor hujan juga sangat membantu, begitu pula fitur de-icer di daerah bersalju. Untuk mobil crossover, wiper kaca belakang dan defogger adalah fitur wajib.
Mengemudi melelahkan, tidak peduli usia berapa pun. Karena itu, penting untuk meminimalisir kelelahan. Jok pengemudi elektrik dengan pengaturan lengkap sangat disarankan, termasuk lumbar support untuk menopang punggung bagian bawah. Pada perjalanan jauh, fitur ini akan sangat terasa manfaatnya.
Setir dengan pengaturan tilt dan telescopic juga wajib, agar posisi mengemudi bisa disesuaikan dengan postur tubuh. Pastikan transmisi otomatis supaya lebih praktis. Bahkan banyak transmisi otomatis modern yang menyediakan mode manual serta paddle shifter di setir.
Kriteria berikutnya yang cukup tepat untuk dipertimbangkan saat beli mobil untuk pensiunan adalah kabin yang senyap. Itu akan membuat berkendara lebih nyaman dan fokus. Beberapa mobil jauh lebih baik dalam meredam suara mesin dan lalu lintas dibanding yang lain.
Baca Juga: 8 Mobil Bekas yang Cocok untuk Para Pensiunan, Fitur Canggih Hemat Perawatan
Meskipun sudah pensiun dan punya tabungan, tetap penting memilih mobil dengan biaya perawatan murah. Konsumsi BBM irit adalah langkah awal. Beberapa model juga terkenal lebih minim perawatan dibanding lainnya.
Berikut rekomendasi sedan bekas anti penyakitan untuk pensiunan.
1. Toyota Camry 2022
Toyota Camry adalah sedan midsize yang sudah lama populer dan tetap menjadi pilihan favorit. Mobil ini nyaman dikendarai, ruang kabin lega, dan didukung catatan keandalan yang sangat baik. Konsumsi bahan bakarnya irit dan nilai jual kembalinya tinggi, menjadikannya pilihan praktis dan ekonomis bagi pensiunan.
Spesifikasi:
- Mesin: 2.5L 4-silinder (203 hp, 250 Nm torsi) atau 3.5L V6 (301 hp, 362 Nm), transmisi otomatis 8 percepatan.
- Konsumsi BBM: 12–15 km per liter (varian 2.5L).
- Eksterior: Desain elegan dan aerodinamis, lampu depan LED, grille lebar khas Toyota, Velg 17–19 inci tergantung trim.
- Interior: Kabin lega dengan material soft-touch, Layar infotainment 7–9 inci dengan Android Auto and Apple CarPlay, Jok kulit, kursi depan elektrik, AC dual-zone.
- Harga Bekas: Rp520–650 juta.
2. Subaru Legacy 2022
Subaru Legacy hadir dengan penggerak semua roda (AWD) standar, sehingga sangat cocok untuk daerah dengan musim dingin atau jalan licin. Kabinnya senyap, visibilitas baik, serta dilengkapi fitur keselamatan lengkap. Suspensinya juga empuk, membuat perjalanan jauh lebih nyaman.
Spesifikasi:
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!
-
Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya
-
Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional
-
Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas
-
Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan
-
Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia
-
Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan
-
Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya
-
4 Tips Menyimpan Sepeda Lipat agar Awet, Bebas Karat, dan Tetap Nyaman Dikendarai
-
Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit