Suara.com - Baca 10 detik
- Nissan GT-R memasuki masa senja setelah mengaspal selama 18 tahun.
- Sejauh ini, 48 ribu unit telah diproduksi.
- Meski GTR R35 akan discontinue, agaknya Nissan menyiapkan manuver kejutan.
Seusai hampir dua dekade mengaspal, parbrikan mobil asal Jepang, Nissan, akhirnya resmi menghentikan produksi GT-R R35.
Unit terakhir "lahir" dari pabrik Tochigi, Jepang, menjadi episode penutup perjalanan panjang sang "Godzilla" di generasi ini. Namun, di balik momen perpisahan yang emosional ini, Nissan menegaskan bahwa ini bukanlah akhir dari nama besar GT-R, menurut laporan dari Carscoops.
Perjalanan Panjang Sang Supercar Killer
Sejak debut di Tokyo Motor Show 2007, R35 GT-R langsung mencuri perhatian dunia. Julukan “supercar killer” bukan tanpa alasan—mobil ini mampu menandingi performa mobil-mobil jauh lebih mahal, sambil tetap menawarkan kenyamanan ala grand tourer. Selama hampir 20 tahun, hampir 50.000 unit R35 diproduksi.
Mesinnya, VR38DETT 3.8 liter twin-turbo V6, dirakit secara manual oleh sembilan teknisi ahli Takumi di pabrik Yokohama. Setiap mesin diberi plakat nama sang perakit, menambah nilai eksklusif. Tenaganya berevolusi dari 480 PS di model awal menjadi 570 PS di versi terbaru, bahkan 600 PS di varian Nismo.
Rekam jejaknya di Nürburgring pun impresif—waktu putaran dipangkas dari 7 menit 38 detik (2007) menjadi 7 menit 08,679 detik (2013). Di dunia balap, GT-R meraih kemenangan di ajang Super GT Jepang, Blancpain GT Series, hingga 12 Hours of Bathurst.
Edisi Terakhir yang Ikonik
Unit terakhir R35 adalah GT-R Premium Edition T-Spec berwarna Midnight Purple, warna legendaris yang lekat dengan sejarah GT-R. Mobil ini akan menjadi milik konsumen di Jepang, pasar terakhir yang masih menerima pesanan hingga Februari 2025.
Baca Juga: Apa Fungsi Sebenarnya Mobil Rantis Brimob Polri? Viral setelah Melindas Ojol hingga Tewas
Bagi para penggemar, ini adalah momen campur aduk—sedih melepas, tapi juga penasaran menanti penerusnya.
Janji Nissan: GT-R Akan Kembali
CEO Nissan, Ivan Espinosa, dalam pernyataannya menegaskan bahwa GT-R belum benar-benar pamit. Menurutnya, nama GT-R hanya akan disematkan pada mobil yang benar-benar spesial, dan standar tinggi yang ditetapkan R35 harus dipertahankan.
Ia meminta para penggemar bersabar, karena meski belum ada rencana final, GT-R akan berevolusi dan kembali di masa depan.
Masa Depan: Listrik, Hybrid, atau Keduanya?
Konsep Nissan Hyper Force 2023 sempat memberi gambaran R36 sebagai mobil listrik bertenaga tinggi dengan baterai solid-state. Namun, komentar terbaru dari perencana produk R35, Hiroshi Tamura, membuka kemungkinan lain: teknologi hybrid, jika itu yang diinginkan pasar.
Berita Terkait
-
Apa Fungsi Sebenarnya Mobil Rantis Brimob Polri? Viral setelah Melindas Ojol hingga Tewas
-
Ketika Mobil Dinas Jadi Korban Infrastruktur yang Tak Kunjung Diperbaiki
-
8 Mobil Sedan Tapi Aman saat Banjir, Jangan Lupa Cek Ground Clearance
-
Bisakah Warga Klaim Asuransi Mobil yang Rusak akibat Huru-hara Demonstrasi?
-
Mobil Keluarga Bekas di Bawah Rp 60 Jutaan, Mana yang Paling Worth It?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL