Mobil ini sangat cocok untuk gaya modifikasi clean look atau retro. Pastinya memancarkan aura "old money" yang kalem.
Jangan harap tarikan setan, tapi mesin 4A-FE-nya adalah salah satu mesin paling andal yang pernah dibuat Toyota. Bantingannya juga terkenal nyaman.
Mobil ini bisa didaparkan dengan kisaran harga Rp30 - 40 jutaan.
3. Mitsubishi Lancer CB4 / "Lancer Evo III" (1993-1996)
Lancer "DanGan" (sebutan lokalnya) versi GTi adalah jawabannya. Desainnya yang sangat mirip dengan sang legenda reli, Lancer Evolution III, adalah modal kegantengan utamanya.
Aura World Rally Championship (WRC)-nya sangat kental. Cukup cari bemper, kap mesin, dan wing spoiler replika Evo III, mobil ini langsung berubah jadi monster jalanan (secara tampilan).
Mobil ini punya mesin 4G92 1.6L DOHC-nya pada masanya termasuk yang paling kencang di kelasnya.
Harga bekasnya berada di kisaran Rp25 - 35 jutaan.
4. BMW Seri 3 E36 (318i, 1992-1998)
BMW E36 adalah gerbang masuk paling terjangkau ke dunia "The Ultimate Driving Machine".
Desainnya yang ikonik dengan lampu depan kotak ganda adalah DNA BMW sejati. Di tangan yang tepat, E36 bisa tampil sangat keren, entah itu gaya drift missile atau VIP elegan.
Penggerak roda belakang (RWD) memberikan sensasi berkendara yang tidak akan kamu temukan di mobil Jepang sekelasnya.
Mobil BMW ini bisa didapat dengan harga Rp30 - 40 jutaan.
5. Suzuki Baleno (Generasi Pertama, 1996-2001)
Harganya yang "gelap", mesinnya yang bandel, dan bodinya yang lentur untuk dimodifikasi menjadikannya kanvas yang sempurna.
DNA reli-nya (sebagai Suzuki Cultus di luar negeri) memberikan justifikasi untuk gaya rally look. Tapi di sisi lain, desainnya yang simpel juga sangat cocok untuk gaya JDM 90-an yang clean.
Mesin G16B 1.6L-nya terkenal irit, bandel, dan perawatannya sangat murah. Mobil ini bisa didapat dengan harga Rp25 - 35 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?