- BYD Atto 1 seharga Rp 195 juta memicu perang harga mobil listrik di Indonesia.
- Merek lain seperti Wuling, Hyundai, dan Chery terpaksa banting harga hingga 43 persen.
- Harga jual kembali (resale value) mobil listrik kini jadi sorotan utama pasca GIIAS 2025.
Suara.com - Sebuah "gempa bumi" baru saja mengguncang industri otomotif Indonesia, dan pusat gempanya adalah BYD.
Peluncuran BYD Atto 1 (di China dikenal sebagai Seagull) seharga Rp 195 juta telah memicu perang harga mobil listrik yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Apa yang menyebabkan "gempa bumi" industri otomotif Tanah Air?
Berikut kami kupas tuntas siapa yang paling diuntungkan, siapa yang paling merugi (boncos), dan bagaimana Anda sebagai konsumen bisa memaksimalkan peluang di tengah pasar yang sedang bergejolak ini berdasarkan Channel Youtube Leon Hartono.
Dalam video tersebut, ia telah mengumpulkan data pergerakan harga mobil baru dan bekas sebelum dan sesudah GIIAS Juli 2025 untuk memberikan gambaran paling jelas.
Pemicu Kekacauan: Kenapa Harga BYD Atto 1 Begitu Mengejutkan?
Untuk memahami besarnya dampak ini, kita perlu melihat perbandingan harga di negara asalnya, China.
Di sana, harga Wuling Binguo dan BYD Seagull (Atto 1) berada di level yang sangat mirip.
- Wuling Binguo (China): Sekitar Rp 160 juta - Rp 190 juta.
- BYD Seagull/Atto 1 (China): Sekitar Rp 160 juta - Rp 195 juta.
Dengan perbandingan ini, banyak yang berekspektasi harga Atto 1 di Indonesia akan mendekati harga Wuling Binguo yang saat itu berada di kisaran Rp 300-400 jutaan.
Baca Juga: Harga BYD Seal 2025 Lebuh Murah Rp 31 Juta Setelah Terima Penyegaran
Namun, BYD justru meluncurkan Atto 1 dengan harga yang setara dengan harga di China, yaitu mulai dari Rp 195 juta.
Langkah inilah yang memaksa merek lain untuk merespons secara drastis.
Guncangan di GIIAS 2025: Merek Lain Dipaksa Banting Harga
Event GIIAS Juli 2025 menjadi medan pertempuran utama.
Hampir semua pemain besar, terutama dari China, panik dan membanting harga mobil baru mereka.
Berikut adalah data penurunannya:
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya