- Jarak Tempuh Impresif: Dibekali baterai 29,6 kWh, mobil ini sanggup menempuh jarak hingga 295 km (WLTC mode) dalam sekali pengisian penuh. Angka ini lebih dari cukup untuk aktivitas komuter harian, hangout, hingga perjalanan singkat ke luar kota.
- Pengisian Daya Cepat: Waktu adalah kemewahan. Honda memahami ini dengan menyediakan fitur pengisian cepat yang mampu mengisi daya hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Untuk pengisian standar di rumah, hanya butuh waktu 4,5 jam.
- Single Pedal Control: Untuk pertama kalinya di mini car Honda, fitur ini memungkinkan pengemudi berakselerasi dan deselerasi hanya dengan satu pedal, memberikan pengalaman berkendara yang lebih santai dan intuitif di tengah kemacetan.
- Sumber Daya Darurat: Lebih dari sekadar alat transportasi, N-ONE e: bisa berfungsi sebagai "genset berjalan" melalui fitur Honda Power Supply Connector yang menghasilkan output 1.500 W, sangat berguna untuk kegiatan outdoor atau saat listrik padam.
Fitur Keselamatan Lengkap, Standar Baru di Kelasnya
Honda tidak main-main soal keselamatan.
Semua varian Honda N-ONE e: sudah dibekali paket teknologi keselamatan aktif Honda SENSING sebagai standar.
Ini adalah sebuah langkah signifikan, menetapkan standar baru untuk segmen mobil listrik mungil.
Fitur-fitur canggih seperti Collision Mitigation Braking System (CMBS), Adaptive Cruise Control, hingga Traffic Jam Assist—yang pertama kali ada di mini car Honda—menegaskan komitmen pabrikan untuk memberikan perlindungan maksimal bagi penggunanya.
Dan mobil mungil ini juga menjadi minicar pertama Honda dengan fitur Traffic Jam Assist, bantuan berkendara di kemacetan.
Jika Honda N-ONE e: benar-benar diboyong ke Indonesia, persaingan di segmen EV kompak dipastikan akan mencapai level baru.
Dengan kombinasi desain yang tak lekang oleh waktu, performa urban yang mumpuni, dan standar keselamatan terdepan, N-ONE e: memiliki semua modal untuk menjadi idola baru di jalanan perkotaan.
Baca Juga: Pebalap Muda Indonesia Siap Ukir Sejarah di MotoGP Misano 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya