- Dua logo Honda yang terdiri dari "H" dan "Sayap".
- "Sayap" untuk motor, ternyata lebih dulu ada dibandingkan dengan H
- Keduanya orisinal, namun perbedaan berada di divisi bisnis.
Suara.com - "Misteri logo ganda Honda" memang kerap menjadi pertanyaan di benak para pecinta otomotif, dari yang baru bergabung hingga yang sudah lama bergelut di dunia mesin.
Apakah Anda pernah penasaran mengapa Honda, salah satu raksasa otomotif dunia, memiliki dua identitas visual yang begitu ikonik?
Mari kita mengupas tuntas rahasia di balik logo "H" yang gagah dan logo "Sayap" yang dinamis, menjawab tuntas mana di antara keduanya yang orisinal dan mengapa keduanya eksis berdampingan.
Dua Identitas, Satu Nama Besar: Mengapa Honda Punya Dua Logo?
Honda memang dikenal dengan dua logo utamanya yang sangat khas.
Ada logo "H" yang begitu akrab kita lihat pada setiap mobil produksi mereka.
Lalu, ada pula logo "Sayap" yang membentang gagah di setiap produk sepeda motor Honda.
Keberadaan dua simbol ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah strategi branding yang cerdas dan berakar pada sejarah panjang perusahaan.
Keduanya sama-sama orisinal dan resmi, hanya saja mewakili divisi bisnis yang berbeda.
Baca Juga: Pembalap Astra Honda Dominasi Podium 600cc di Mandalika Gunakan CBR600RR
Memahami perbedaan ini akan membuka wawasan kita tentang kekayaan sejarah dan filosofi Honda.
Logo Sayap: Simbol Kecepatan dan Warisan Balap Honda
Logo "Sayap" adalah identitas visual tertua Honda yang lahir dari divisi sepeda motor mereka.
Ini adalah simbol yang paling dekat dengan mimpi awal Soichiro Honda.
Saat Honda mulai merambah dunia balap motor, logo sayap ini menjadi representasi kecepatan, kebebasan, dan ambisi untuk menjadi yang terbaik.
Desainnya yang elegan dan dinamis mencerminkan semangat petualangan dan inovasi yang menjadi inti dari setiap sepeda motor Honda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru