- Performa Irit Gila: Bongkar rahasia kenapa Vario 125 bisa tembus lebih dari 51 km per liter.
- Fitur Kekinian: Cek teknologi canggih seperti ISS dan lampu LED yang bikin Vario 125 unggul di kelasnya.
- Biaya Mahasiswa: Rincian biaya operasional, dari servis rutin sampai pajak tahunan yang ramah di kantong.
Suara.com - Yakin nggak penasaran berapa sih biaya operasional untuk kepemilikan Honda Vario 125?
Seperti diketahui, Honda Vario 125 merupakan salah satu motor yang menawarkan paket komplit.
Desainnya modern, performa mesinnya tangguh, dan yang paling penting, konsumsi bahan bakarnya luar biasa irit.
Mari kita bedah lebih dalam, apa saja yang membuat Vario 125 begitu spesial di hati para pengendara.
Rahasia Dapur Pacu: Mesin eSP yang Bikin Irit dan Bertenaga
Di balik bodinya yang ramping dan sporty, Vario 125 menyimpan mesin berkapasitas 124,8 cc yang sudah dilengkapi pendingin cairan.
Mesin ini bukan kaleng-kaleng, karena mampu menghasilkan tenaga 10 PS pada 8.500 rpm dan torsi puncak 10,8 Nm pada 5.000 rpm.
Kuncinya ada pada teknologi eSP (enhanced Smart Power), yang secara cerdas memaksimalkan efisiensi bahan bakar sambil meminimalisir gesekan di dalam mesin.
Hasilnya? Akselerasi yang halus dan responsif, sempurna untuk melibas padatnya lalu lintas perkotaan.
Baca Juga: Update Harga Honda Vario 125 dan 160 September 2025, Tengok Dulu Sebelum Membelinya
Seberapa Irit Sih Vario 125? Ini Angka Riilnya!
Ini dia bagian yang paling ditunggu-tunggu. Pihak Honda mengklaim bahwa konsumsi BBM Vario 125 bisa mencapai 51-55 km per liter.
Coba kita hitung sederhana. Dengan kapasitas tangki bahan bakar sebesar 5,5 liter, sekali isi penuh bisa membawa kamu menjelajah hingga sekitar 280 km.
Jarak ini setara dengan perjalanan dari Jakarta ke Bandung tanpa perlu mampir SPBU.
Ini bukan cuma soal hemat, tapi juga soal efisiensi waktu dan ketenangan pikiran saat di jalan.
Fitur Canggih yang Jadi Pembeda
Vario 125 tidak hanya menang soal mesin, tapi juga soal fitur yang memanjakan pengendaranya.
- Lampu Full LED: Bukan cuma lampu depan, tapi seluruh sistem pencahayaan sudah menggunakan LED yang super terang, memberikan kesan premium sekaligus visibilitas maksimal di malam hari.
- Combi Brake System (CBS): Teknologi pengereman canggih ini membuat distribusi pengereman antara roda depan dan belakang lebih seimbang, hasilnya pengereman jadi lebih stabil dan aman.
- Idling Stop System (ISS): Khusus untuk varian CBS-ISS, fitur ini secara otomatis mematikan mesin saat motor berhenti lebih dari 3 detik (misalnya di lampu merah), dan mesin akan kembali menyala dengan halus saat tuas gas diputar. Sangat efektif untuk menghemat bahan bakar di tengah kemacetan.
Pilih Varian yang Mana? CBS atau CBS-ISS?
Honda menyediakan dua pilihan utama untuk Vario 125, disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kamu.
1. Vario 125 CBS: Ini adalah varian standar yang sudah dilengkapi dengan teknologi pengereman Combi Brake System. Pilihan cerdas untuk kamu yang menginginkan fungsionalitas utama Vario 125 dengan harga lebih terjangkau.
2. Vario 125 CBS-ISS: Varian tertinggi ini memiliki semua keunggulan tipe CBS, ditambah dengan fitur Idling Stop System yang juara dalam menghemat BBM. Varian ini juga sering hadir dengan pilihan warna matte yang lebih premium dan eksklusif.
Biaya Operasional Vario 125: Semurah Itu?
Salah satu daya tarik terbesar Vario 125 adalah biaya operasionalnya yang sangat terjangkau.
- Biaya Servis: Servis berkala setiap 2.000 km hanya memakan biaya sekitar Rp150.000 hingga Rp300.000. Penggantian oli mesin pun sangat ramah di kantong, mulai dari Rp50.000-an.
- Pajak Tahunan: Pajak kendaraan bermotor (PKB) untuk Vario 125 per tahunnya juga tergolong ringan, umumnya berada di kisaran Rp200.000 hingga Rp300.000-an.
- Harga Jual Kembali: Jangan khawatir soal investasi, karena harga jual kembali Honda Vario 125 dikenal sangat stabil di pasar motor bekas.
Itulah informasi mengenai berapa biaya operasional saat memiliki Honda Vario 125.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet