Suara.com - Pulau Dewata selama ini terkenal sebagai jujugan wisata bagi para pelancong di seluruh dunia. Ikut open trip untuk mengunjungi tempat-tempat ikonik di Bali bisa menjadi opsi paling gampang kalau Kamu tak mau repot-repot dalam merencanakan perjalanan.
Namun, untuk petualangan yang lebih seru, tak ada salahnya menyetir mobil pribadi. Bagi yang datang dari luar pulau, mengurus penyebrangan menjadi tantangan tersendiri.
Jika Anda datang dari Jawa, harga tiket kapal penyebrangan untuk mobil pribadi rute Jawa-Bali ini bisa menjadi referensi.
- Golongan I (Sepeda): Rp 11.200
- Golongan II (Motor<500cc): Rp 33.100
- Golongan III (Motor>=500cc): Rp 46.400
- Golongan IV:
- Kendaraan penumpang (Mobil/Sedan panjang <=5m): Rp 225.000
- Kendaraan barang (Mobil Barang panjang <=5m): Rp 192.200
- Golongan V:
- Kendaraan penumpang (Bis Sedang panjang <=7m): Rp 426.900
- Kendaraan barang (Truck Sedang panjang <=5m): Rp 326.200
- Golongan VI:
- Kendaraan penumpang (Bis Sedang panjang <=10m): Rp 647.100
- Kendaraan barang (Truck Sedang panjang <=10m): Rp 534.300
- Golongan VII (Truck /Trailer panjang <=12m): Rp 664.100
- Golongan VIII (Truck /Trailer panjang <=16m):: Rp 897.600
- Golongan IX (Truck /Trailer panjang >16m):: Rp 1.243.000.
Faktor yang Mempengaruhi Tarif
Beda ukuran kendaraan biasanya akan mempengaruhi tarif. Mobil pribadi dengan panjang hingga 5 meter masuk golongan IVA. Bila panjangnya lebih, maka golongannya naik dan tarifnya juga lebih tinggi. Di samping itu, peraturan tarif dari pemerintah juga ikut mempengaruhi biaya penyebrangan yang dikeluarkan.
Tarif ditetapkan berdasarkan regulasi seperti KM 131 Tahun 2024 yang memperbarui biaya penyeberangan antar-provinsi. Tarif juga dapat mengalami penyesuaian akibat inflasi, kenaikan biaya operasional, BBM, serta kebutuhan pemeliharaan kapal dan dermaga.
Untuk Anda yang merencanakan membawa mobil pribadi melalui penyeberangan ke Bali, apalagi untuk pertama kalinya, ada beberapa tips praktis yang bisa diterapkan. Pastikan kendaraan termasuk dalam golongan yang tepat sehingga Anda bisa memperkirakan tarif yang akan dibayarkan.
Cek jadwal dan ketersediaan kapal, terutama di musim liburan atau akhir pekan agar tidak antre panjang atau kehabisan slot. Jika Anda berencana pergi di musim liburan, maka siapkan kesabaran. Jika perlu, Anda bisa berburu tiket kapal jauh-jauh hari.
Persiapkan dokumen kendaraan dan pastikan kondisi mobil layak, karena proses naik kapal biasanya melibatkan loading kendaraan ke dek khusus. Kalau tak mau ngantre, Anda bisa datang lebih awal ke pelabuhan agar proses check-in dan loading kendaraan berjalan lancar.
Baca Juga: 5 Mobil Listrik Seharga Harley Davidson yang Sporty dan Canggih
Simpan bukti pembayaran atau tiket dan data kendaraan karena akan dicek saat masuk ke area penyeberangan. Terakhir, meski harga tiket sebenarnya sudah bisa diketahui, Anda tetap harus memiliki biaya cadangan seperti parkir dan makan.
Demikian adalah tarif penyebrangan untuk mobil pribadi Jawa—Bali. Meski kelihatan lebih ribet, membawa mobil sendiri untuk berwisata sebenarnya memiliki beragam keuntungan. Anda bisa lebih leluasa menentukan destinasi liburan bersama keluarga, termasuk tempat-tempat hidden gem yang tak terjamah jasa pariwista. Alokasi waktunya pun menjadi lebih fleksibel. Anda bisa berlama-lama apabila betah di satu lokasi. Sebaliknya, jika tak sesuai ekspektasi, untuk cabut pun menjadi lebih gampang.
Setelahnya, Anda juga bisa merasakan privasi berwisata bersama keluarga. Bukan sekadar pergi ke tempat-tempat estetik, anggota keluarga juga bisa sekalian deep talk karena privasinya sangat terjaga. Justru dengan berwisata bareng, sesama anggota keluarga bisa saling curhat dan berbagi.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
5 Mobil Listrik Seharga Harley Davidson yang Sporty dan Canggih
-
5 Mobil Listrik Desain Sporty untuk Kaum Muda, Tetap Stylish dan Trendi di Jalanan
-
7 Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Seater Pajak Murah dan Perawatan Mudah
-
Daftar Mobil Bekas yang Bisa Jadi Pilihan Mobil Pertama dengan Harga Terjangkau
-
Daftar Mobil Bekas yang Harganya Paling Stabil di Pasaran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155