Suara.com - Mobil MPV (Multi Purpose Vehicle) dari tahun ke tahun tak kehilangan pamornya.
Bahkan mobil MPV bekas sekalipun masih aktif diperjualbelikan di pasaran lantaran peminatnya masih hidup.
Animo pengendara yang tinggi terhadap MPV bukan tanpa alasan.
Mobil tangguh nan irit ini menjadi pilihan favorit keluarga Indonesia, dan alasan utamanya terkait kombinasi antara efisiensi, kenyamanan, dan fungsionalitas untuk perjalanan panjang,
Bahkan MPV di kelas paling bawah alias Low MPV (LMPV) menggunakan mesin berkapasitas 1.500 cc ke bawah (misalnya 1.300 cc atau 1.500 cc) yang dilengkapi teknologi efisien seperti VVT-i, Dual VVT-i, MIVEC, atau i-VTEC.
Teknologi tersebut membantu mengoptimalkan pembakaran dan torsi pada putaran mesin rendah, sehingga mengurangi konsumsi BBM tanpa mengorbankan tenaga.
Tak sedikit juga MPV yang menggunakan transmisi CVT (Continuously Variable Transmission) pada MPV modern membantu menjaga putaran mesin (RPM) tetap rendah dan optimal saat melaju konstan di jalan tol.
Alhasil, transmisi tersebut merupakan kunci utama MPV dalam memaksimalkan efisiensi bahan bakar dalam perjalanan jauh.
Berikut beberapa MPV bekas yang masih layak menyandang titel sebagai mobil paling irit di pasaran.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil MPV yang Tidak Limbung dan Nyaman Suspensi
1. Suzuki Ertiga Hybrid
Suzuki Ertiga yang dari generasi ke generasi hadir sebagai MPV favorit keluarga mengalami upgrade dalam wujud Suzuki Ertiga Hybrid.
Mobil ini sangat efisien berkat bantuan motor listrik (Mild Hybrid) yang menggabungkan tenaga listrik dengan bensin.
- Mesin dan teknologi utama: 1.5L K15B + Teknologi Mild Hybrid
- Konsumsi BBM: 19 - 22 km/liter
- Harga bekas: Rp180.000.000
2. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid
Senasib dengan Ertiga, Toyota Kijang Innova yang menyandang titel sebagai mobil keluarga legendaris juga mendapat pembaharuan dalam wujud Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid.
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid memaksimalkan efisiensi tinggi untuk kelas Medium MPV Premium yang lebih bertenaga.
- Mesin dan teknologi utama: 2.0L M20A-FXS + Hybrid
- Konsumsi BBM: 18 - 20 km/liter
- Harga bekas: Rp418.000.000 (Karena merupakan model relatif baru, harga bekasnya masih tinggi yakni varian G Hybrid 2023)
3. Toyota Avanza
Toyota Avanza juga tak pernah mengecewakan.
Mobil "Sejuta Umat" ini hadir dengan mesin efisien dan handling yang lincah dengan bodi MPV namun pengalaman berkendara seperti mobil berukuran lebih kecil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung