Combi Brake System (CBS)
Tersedia pada tipe CBS. Fitur ini memungkinkan pengereman depan dan belakang bekerja secara simultan hanya dengan menarik tuas rem kiri, memberikan distribusi pengereman yang optimal dan lebih aman.
Secure Key Shutter (SKS)
Sistem kunci kontak magnetik yang memberikan perlindungan ekstra terhadap pencurian.
Parking Brake Lock
Sistem rem parkir yang praktis berada di stang kiri, mencegah motor meluncur saat parkir di tanjakan atau turunan.
Konsumsi BBM
Keunggulan utama Honda BeAT 2015 terletak pada konsumsi bahan bakarnya yang super efisien. Berkat kombinasi mesin 108.2 cc dan teknologi PGM-FI yang disempurnakan dengan eSP, klaim pabrikan menunjukkan angka yang fantastis:
- Klaim Resmi: Sekitar 60.6 km/liter.
- Pengujian Real: Banyak pengguna yang melaporkan konsumsi bisa mencapai 60 hingga 63 km/liter, terutama untuk unit yang dilengkapi dengan ISS.
Angka ini menjadikan BeAT 2015 salah satu skuter matik paling irit di kelasnya, sangat ideal untuk mobilitas harian di perkotaan tanpa khawatir sering mampir ke SPBU.
Honda BeAT bekas tahun 2015 menawarkan paket lengkap mulai dari harga terjangkau (mulai Rp7 jutaan), fitur keamanan dan kenyamanan yang memadai, serta keiritan BBM yang melegenda. Meskipun sudah berumur, dengan perawatan yang tepat, motor ini tetap menjadi daily commuter yang handal dan lincah.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
5 Motor Bekas 5 Jutaan Buat Kendaraan Pekerja, Gesit di Jalanan Padat
-
6 Rekomendasi Ban Tubeless Honda BeAT yang Cocok di Segala Medan
-
Butuh Motor Baru? Cek 3 Promo Honda Akhir Tahun Ini, Subsidi sampai Rp2 Juta
-
5 Rekomendasi Motor Scoopy Bekas dari 5 Generasi, Cocok untuk Mahasiswa
-
Cara Menjual Motor Bekas agar Cepat Laku, Ini Tips yang Wajib Dicoba
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim