Otomotif / Motor
Senin, 15 Desember 2025 | 20:35 WIB
ilustrasi ban tubeless (freepik)

Kebiasaan mengerem secara tiba-tiba dapat mempercepat keausan ban. Gesekan yang tinggi antara ban dan permukaan jalan membuat lapisan ban cepat terkikis, bahkan bisa menyebabkan aus tidak merata.

Kondisi ini berbahaya, terutama saat berkendara di jalan licin. Oleh sebab itu, biasakan melakukan pengereman secara perlahan dan terkontrol.

2. Pemilihan Ban yang Tidak Sesuai

Menggunakan ban yang tidak sesuai dengan spesifikasi motor atau kondisi jalan akan membuat ban lebih cepat habis. Misalnya, ban yang tidak dirancang untuk jalan kasar namun dipaksakan digunakan, tentu akan lebih cepat aus.

Selain memperpendek umur ban, hal ini juga mempengaruhi stabilitas motor saat dikendarai.

3. Shock Breaker Bermasalah

Suspensi yang tidak bekerja optimal dapat menyebabkan tekanan berlebih pada bagian tertentu ban. Jika shock breaker terlalu keras, beban akan terfokus pada satu sisi ban sehingga keausan terjadi lebih cepat dan tidak merata.

Solusinya, pengaturan suspensi perlu disesuaikan atau menambahkan oli suspensi agar tekanan bisa tersebar dengan baik.

4. Pemasangan Ban Tidak Presisi

Baca Juga: 5 Rekomendasi Ban Tubeless untuk Honda Vario 125 yang Aman di Jalan Licin

Kesalahan saat memasang ban atau pelek yang tidak seimbang dapat menyebabkan ban cepat habis di satu sisi. Tekanan yang tidak merata membuat ban lebih cepat rusak.

Untuk menghindarinya, pastikan pemasangan ban dilakukan dengan benar, sebaiknya di bengkel terpercaya.

5. Usia Ban Sudah Terlalu Lama

Seiring waktu, karet ban akan menipis dan kehilangan elastisitasnya. Ban yang sudah lama digunakan juga cenderung kehilangan daya cengkeram, sehingga lebih mudah selip.

Idealnya, ban diganti maksimal setelah dua tahun pemakaian sesuai rekomendasi pabrikan.

6. Tidak Melakukan Rotasi Ban

Rotasi ban bertujuan untuk meratakan tingkat keausan antara ban depan dan belakang. Jika tidak dilakukan, keseimbangan motor bisa terganggu dan membuat motor terasa oleng.

Rotasi ban sebaiknya dilakukan secara berkala, misalnya setiap beberapa ribu kilometer.

7. Beban Berlebih

Membawa muatan melebihi kapasitas ban dapat meningkatkan tekanan berlebih pada ban. Hal ini membuat ban lebih cepat aus dan berisiko mengalami kerusakan.

Selalu perhatikan batas beban maksimal yang tertera pada dinding ban.

8. Jarang Melakukan Perawatan

Kurangnya perawatan rutin, seperti membiarkan kotoran, paku, atau zat kimia menempel terlalu lama, bisa merusak struktur karet ban.

Membersihkan ban secara berkala dapat membantu menjaga kondisi ban tetap optimal dan lebih awet.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Load More