Kebiasaan mengerem secara tiba-tiba dapat mempercepat keausan ban. Gesekan yang tinggi antara ban dan permukaan jalan membuat lapisan ban cepat terkikis, bahkan bisa menyebabkan aus tidak merata.
Kondisi ini berbahaya, terutama saat berkendara di jalan licin. Oleh sebab itu, biasakan melakukan pengereman secara perlahan dan terkontrol.
2. Pemilihan Ban yang Tidak Sesuai
Menggunakan ban yang tidak sesuai dengan spesifikasi motor atau kondisi jalan akan membuat ban lebih cepat habis. Misalnya, ban yang tidak dirancang untuk jalan kasar namun dipaksakan digunakan, tentu akan lebih cepat aus.
Selain memperpendek umur ban, hal ini juga mempengaruhi stabilitas motor saat dikendarai.
3. Shock Breaker Bermasalah
Suspensi yang tidak bekerja optimal dapat menyebabkan tekanan berlebih pada bagian tertentu ban. Jika shock breaker terlalu keras, beban akan terfokus pada satu sisi ban sehingga keausan terjadi lebih cepat dan tidak merata.
Solusinya, pengaturan suspensi perlu disesuaikan atau menambahkan oli suspensi agar tekanan bisa tersebar dengan baik.
4. Pemasangan Ban Tidak Presisi
Baca Juga: 5 Rekomendasi Ban Tubeless untuk Honda Vario 125 yang Aman di Jalan Licin
Kesalahan saat memasang ban atau pelek yang tidak seimbang dapat menyebabkan ban cepat habis di satu sisi. Tekanan yang tidak merata membuat ban lebih cepat rusak.
Untuk menghindarinya, pastikan pemasangan ban dilakukan dengan benar, sebaiknya di bengkel terpercaya.
5. Usia Ban Sudah Terlalu Lama
Seiring waktu, karet ban akan menipis dan kehilangan elastisitasnya. Ban yang sudah lama digunakan juga cenderung kehilangan daya cengkeram, sehingga lebih mudah selip.
Idealnya, ban diganti maksimal setelah dua tahun pemakaian sesuai rekomendasi pabrikan.
6. Tidak Melakukan Rotasi Ban
Rotasi ban bertujuan untuk meratakan tingkat keausan antara ban depan dan belakang. Jika tidak dilakukan, keseimbangan motor bisa terganggu dan membuat motor terasa oleng.
Rotasi ban sebaiknya dilakukan secara berkala, misalnya setiap beberapa ribu kilometer.
7. Beban Berlebih
Membawa muatan melebihi kapasitas ban dapat meningkatkan tekanan berlebih pada ban. Hal ini membuat ban lebih cepat aus dan berisiko mengalami kerusakan.
Selalu perhatikan batas beban maksimal yang tertera pada dinding ban.
8. Jarang Melakukan Perawatan
Kurangnya perawatan rutin, seperti membiarkan kotoran, paku, atau zat kimia menempel terlalu lama, bisa merusak struktur karet ban.
Membersihkan ban secara berkala dapat membantu menjaga kondisi ban tetap optimal dan lebih awet.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Taktik Agresif Bocah Sleman Sukses Pecundangi Rider Eropa di Moto3 Junior, Penuh Drama Berdebar
-
Mobil Listrik Hasil Kerjasama Chery dan Huawei Terlihat Lakukan Uji Jalan di Indonesia
-
All New Agya Stylix Antar Amato Rudolph dan Farrel Rafellyno Borong Podium ITCR 1200
-
Tampang Sangar ala Africa Twin, tapi Wujud Matic: Intip Pesona Motor Honda Bergenre Adventure
-
Bocor Sebelum Waktunya, Inikah Penampakan 'Fortuner Baru' Berdesain Agresif SUV Masa Depan Toyota?
-
Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun
-
Punya Bobot Ekstra? Ini 5 Pilihan Skutik Paling Nyaman Biar Tenaga Nggak Ngempos di Tanjakan
-
Ramadhipa Cetak Sejarah Jadi Pebalap Indonesia Pertama Menang di Dua Ajang Dunia
-
Intip Fakta dan Spesifikasi 'EV' Roda Tiga Racikan Pindad
-
Mengamuk di Jepang! Pembuktian Buasnya Mesin CBR Series Bawa AHRT Borong Podium ARRC Motegi