- Suzuki cetak rekor penjualan November 2025 berkat dominasi New Carry dan Suzuki Fronx.
- Tren mobil hybrid makin diminati, kontribusinya tembus 62 persen dari total penjualan penumpang.
- S-Presso dan Jimny catatkan kenaikan signifikan, buktikan pasar city car dan hobi tetap bergairah.
Suara.com - Suzuki menutup bulan November 2025 dengan senyum lebar berkat rekor penjualan ritel tertinggi sepanjang tahun ini.
Dominasi mobil hybrid yang irit dan ketangguhan pikap legendaris menjadi kunci sukses pabrikan berlogo "S" tersebut.
Bagi yang sedang mencari mobil baru, tren positif ini bisa menjadi indikator kepercayaan pasar yang tinggi terhadap durabilitas produk Suzuki.
Bulan kesebelas di kalender 2025 ini benar-benar menjadi panggung pembuktian yang manis bagi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Di saat pasar otomotif kerap fluktuatif menjelang tutup tahun, Suzuki justru sukses menembus angka psikologis penjualan 6.000 unit.
Capaian ini menandakan kenaikan total penjualan gabungan sebesar 3 persen jika dibandingkan dengan bulan Oktober lalu.
Hebatnya, 94 persen dari total unit yang terjual adalah produk rakitan lokal atau Completely Knocked Down (CKD).
Fakta ini menegaskan posisi Indonesia sebagai basis produksi yang sangat vital bagi ekosistem Suzuki global.
Suzuki New Carry masih kokoh memegang takhta sebagai "raja jalanan" dan tulang punggung penjualan.
Baca Juga: Dari Avanza hingga Swift: Ini 5 Mobil Bekas yang Gampang Dijual Kembali, Harga Under 100 juta
Segmen kendaraan komersial ini menyumbang porsi mayoritas sebesar 52 persen dari total penjualan nasional Suzuki.
Ketangguhan New Carry sebagai mitra bisnis rupanya masih sulit digoyahkan oleh para kompetitornya.
Sementara itu, bintang baru di segmen mobil penumpang jatuh kepada Suzuki Fronx yang tampil memukau.
Mobil ini sukses dengan total penjualan menembus 1.100 unit.
Angka tersebut menjadikan Fronx sebagai kontributor terbesar di lini mobil penumpang dengan porsi 38 persen.
Tak mau ketinggalan, si mungil S-Presso juga mencetak lonjakan pertumbuhan tertinggi sebesar 24 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah