- Hyundai Motors Indonesia membatalkan rencana peluncuran model IONIQ 9 yang dijanjikan sebelum akhir 2025.
- Perusahaan memutuskan meluncurkan dua model baru, satu ICE dan satu hybrid, pada kuartal pertama tahun 2026.
- Peluncuran kendaraan listrik murni (EV) ditunda sambil menunggu kepastian regulasi dan insentif pemerintah Indonesia.
Suara.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengubah rencana peluncuran IONIQ 9 di Tanah Air. Model yang sebelumnya dijanjikan akan diperkenalkan sebelum akhir 2025 dipastikan batal meluncur.
Namun pabrikan otomotif asal Korea Selatan tersebut memutuskan untuk menghadirkan dua model baru pada kuartal pertama 2026.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah perusahaan melakukan peninjauan ulang terhadap strategi produk dan kondisi pasar otomotif nasional.
“Awalnya kita berjanji untuk memperkenalkan satu model baru di akhir tahun ini. Tapi setelah kita menimbang-nimbang, akhirnya kita memutuskan untuk akan memperkenalkan dua produk baru di kuartal pertama 2026,” ujar Soerjo, di Jakarta, Selasa (23 Desember 2025).
Dua model anyar yang akan diperkenalkan tersebut mengusung teknologi yang berbeda. Satu model akan menggunakan mesin pembakaran internal (ICE). Sementara satu model lainnya mengadopsi teknologi hybrid.
“Satu bakal menggunakan powertrain combustion dan satu lagi hybrid,” ungkapnya.
Sedangkan untuk peluncuran model kendaraan listrik murni (EV), Hyundai masih menunggu kepastian kebijakan pemerintah khususnya terkait regulasi dan insentif kendaraan listrik.
“Untuk EV, tentunya kita masih menunggu keputusan dari pemerintah mengenai regulasi insentif untuk mobil listrik,” katanya.
Lebih lanjut, ddikatakan Soerjo, dalam menentukan strategi produk di Indonesia, Hyundai mempertimbangkan dua faktor utama yaitu preferensi konsumen dan regulasi pemerintah.
Baca Juga: 3 Mobil Keluarga Nyaman Buat Anak & Istri Duduk di Depan, Hanya Rp 100 Jutaan
Menurutnya, keberlanjutan pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia masih sangat bergantung pada kebijakan pemerintah, termasuk kelanjutan insentif yang saat ini berlaku.
Sebagai informasi, model Hyundai yang sebelumnya direncanakan meluncur sebelum akhir 2025 diyakini merupakan IONIQ 9. Bahkan beberapa waktu lalu, PT HMID optimistis bahwa kendaraan listrik berukuran besar ini akan diperkenalkan ke konsumen Tanah Air dalam status impor utuh (CBU).
Kabar kehadiran IONIQ 9 semakin kuat setelah Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) model tersebut tercantum di laman Samsat Jakarta dan namanya juga muncul dalam data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri