- Dominasi pasar Honda tidak menjamin kemudahan servis di bengkel umum karena kerumitan desain bodi beberapa model.
- Honda Stylo, PCX, ADV, dan CS1 kerap ditolak mekanik non-resmi karena risiko kerja tidak sebanding upah.
- Analisis biaya kepemilikan dan segmentasi pengguna wajib dipahami agar tidak boncos saat perawatan rutin.
Suara.com - Menguasai lebih dari 70 persen pasar sepeda motor di Indonesia tidak menjamin semua produk Honda dicintai oleh mekanik bengkel umum.
Ada beberapa tipe motor berlogo sayap mengepak ini yang justru sering ditolak mentah-mentah saat ingin servis ringan di bengkel pinggir jalan.
Alasannya bukan karena kualitas mesin yang buruk, melainkan desain teknis yang dianggap "menyiksa" mekanik.
Bagi Anda yang berjiwa "Smart Consumer", memahami hal ini sangat penting sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit motor baru.
Jangan sampai niat hati ingin hemat servis di bengkel langganan, malah berakhir ditolak karena mekanik takut mengambil risiko.
Berikut adalah daftar motor Honda yang dikenal "ribet" perawatannya dilansir dari YouTube Fuse Box.
1. Honda Stylo 160
Di balik desain retronya yang menawan, Honda Stylo ternyata menyimpan kerumitan tersendiri bagi mekanik umum.
Untuk sekadar membersihkan Throttle Body (TB), mekanik harus membongkar hampir seluruh bodi motor, berbeda dengan Vario yang cukup buka bagasi.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Motor yang Cocok untuk Orang Gemuk, Jok Lebar dan Rangka Kokoh
Risiko bodi lecet atau kancing patah sangat tinggi, padahal upah servis TB di bengkel umum rata-rata hanya Rp35.000 hingga Rp50.000.
Membuka bak CVT-nya pun memerlukan special tools (kunci L mata 8) yang tidak semua bengkel umum memilikinya.
2. Honda PCX 160
Motor ini memang terlihat gagah, namun menjadi momok bagi bengkel umum jika menyangkut masalah komstir (steering cone).
Mengganti komstir PCX membutuhkan pembongkaran bodi depan total yang memakan waktu lama dan berisiko tinggi.
Banyak bengkel umum menolak pekerjaan ini, atau jika mau, mereka akan mematok harga jasa yang cukup tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?