- Harga mobil mewah bekas sangat turun drastis karena adanya pajak tahunan kepemilikan yang tinggi wajib dibayar pemilik baru.
- Konsumsi bahan bakar mobil mewah umumnya boros sebab mayoritas dibekali mesin berkapasitas sangat besar, kurang sesuai tren efisiensi.
- Mahalnya harga suku cadang dan terbatasnya akses bengkel spesialis menjadi penghalang utama memiliki mobil mewah bekas.
6. Ketersediaan Onderdil Tidak Merata
Selain mahal, ketersediaan onderdil mobil mewah juga tidak merata. Ada model yang komponennya sulit dicari, bahkan untuk perbaikan sederhana. Situasi ini membuat calon pembeli enggan mengambil risiko, karena mobil bisa lama menganggur hanya karena menunggu spare part.
7. Sulit Diperbaiki dan Ringkih
Beberapa mobil mewah punya reputasi sulit diperbaiki. Meski bisa diperbaiki, masalah sering kambuh. Akibatnya, mobil lebih sering berada di bengkel daripada di jalan. Hal ini jelas menurunkan minat pembeli dan membuat harga sekennya jatuh.
Fenomena harga mobil mewah yang terjun bebas di pasar bekas bukan sekadar soal umur kendaraan. Ada kombinasi faktor biaya, ketersediaan, hingga reputasi merek yang membuat mobil-mobil tersebut kehilangan daya tarik.
Bagi pembeli, memahami faktor ini penting agar tidak terjebak pada harga murah yang justru berujung pengeluaran besar di kemudian hari.
Berita Terkait
-
Mobil Manual Bekas vs Mobil Matic Bekas, Mana yang Lebih Untung Jangka Panjang?
-
Jarak Tempuh Wuling Cloud EV vs BYD M6 Mending Mana?
-
Mobil Awet Suzuki dengan Harga Kurang dari 50 Jutaan, Ini 4 Opsinya
-
SUV Compact Bekas Mitsubishi Xforce vs Honda HR-V Mending Mana?
-
5 Kelemahan Mobil dengan Sunroof yang Jarang Orang Tahu
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan