- Honda CR-V Gen 3 tawarkan kemewahan desain "kura-kura" dengan harga bekas mulai Rp80 jutaan.
- Waspadai getaran berlebih di kabin akibat kerusakan komponen engine mounting faktor usia.
- Siapkan dana cadangan sekitar 3-5 juta rupiah untuk peremajaan sektor kaki-kaki dan mounting.
Suara.com - Mencari mobil bekas dengan kenyamanan jempolan tapi budget terbatas? Lupakan sejenak mobil murah ramah lingkungan (LCGC) atau City Car sempit.
Dengan uang yang mungkin setara dengan harga motor sport 250cc baru atau DP mobil baru, Anda sebenarnya sudah bisa membawa pulang sebuah SUV yang pernah menjadi simbol kemapanan di zamannya.
Ya, kita bicara soal Honda CR-V Generasi Ketiga (2007-2012).
Meski usianya sudah menyentuh satu dekade lebih, mobil yang akrab disapa "CR-V Kura-kura" ini masih punya aura mahal. Ini adalah generasi revolusioner lantaran Honda akhirnya "melepas konde" alias ban serep di pintu belakang, mengubah citra CR-V dari jip kotak yang kaku menjadi SUV perkotaan yang curvy, mewah, dan aerodinamis.
Namun, sebelum Anda tergiur dengan harganya yang kini terjun bebas, ada baiknya Anda "melek" dulu soal penyakit bawaan dan biaya rawatnya agar tidak kaget saat mampir ke bengkel.
Penyakit Utama: "Si Penggetar Kabin"
Kenyamanan CR-V Gen 3 memang juara, tapi ada satu musuh utama: Engine Mounting.
Banyak unit bekas di pasaran yang mengalami kerusakan pada komponen ini karena faktor usia dan medan jalanan Indonesia yang tak kenal ampun. Engine mounting berfungsi sebagai "bantal" yang memegang mesin ke sasis agar getaran mesin tidak merambat ke bodi mobil.
Gejalanya apa?
Baca Juga: Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
Saat mobil diam atau idle (terutama saat AC menyala dan masuk gigi D pada transmisi matic), kabin akan terasa bergetar hebat. Getaran ini bisa terasa sampai ke setir dan jok. Jika Anda test drive dan merasakan sensasi "kursi pijat" gratis, besar kemungkinan engine mounting-nya sudah pecah atau getas.
Estimasi Biaya Perawatan & Perbaikan
Jangan samakan biaya rawat CR-V dengan Brio. Kelasnya berbeda, biayanya pun menyesuaikan. Berikut adalah estimasi biaya yang perlu Anda siapkan di tahun pertama kepemilikan:
- Ganti Engine Mounting (Full Set):
CR-V Gen 3 memiliki beberapa titik mounting. Untuk barang Original Honda, Anda perlu merogoh kocek sekitar Rp3.500.000 – Rp5.000.000 untuk satu set lengkap. Jika memilih produk aftermarket (KW Jepang/Thailand), harganya berkisar Rp1.500.000 – Rp2.500.000. Mahal? Memang, tapi ini investasi untuk kenyamanan jangka panjang. - Tune Up & Ganti Oli: Sekitar Rp1.000.000 – Rp1.500.000.
- Pajak Tahunan: Berkisar Rp2.500.000 – Rp4.000.000 (tergantung tahun dan tipe 2.0 atau 2.4).
Daftar Harga Bekas Honda CR-V Gen 3 (2024)
Harganya kini sangat menggiurkan. Dengan budget di bawah 100 juta, Anda sudah bisa melirik tahun-tahun awal. Berikut kisaran harga pasaran di Jabodetabek (kondisi pajak hidup):
- Honda CR-V 2007: Rp 85 Juta – Rp 95 Juta
- Honda CR-V 2008: Rp 95 Juta – Rp 105 Juta
- Honda CR-V 2009: Rp 105 Juta – Rp 115 Juta
- Honda CR-V 2010 (Facelift): Rp 115 Juta – Rp 130 Juta
- Honda CR-V 2011: Rp 130 Juta – Rp 145 Juta
- Honda CR-V 2012: Rp 145 Juta – Rp 160 Juta
Honda CR-V Kura-kura adalah opsi cerdas bagi Anda yang ingin tampil gagah dan butuh kenyamanan ekstra tanpa harus berhutang mobil baru.
Asalkan Anda menyisihkan dana sekitar 5-7 juta rupiah untuk perbaikan awal (khususnya mounting), SUV ini masih sangat layak dipinang di tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda