Suara.com - Honda Brio bekas masih menjadi favorit pengguna, meskipun sudah 5 sampai 10 tahun berselang, tetap laris manis di pasaran. Desain stylish, sporty, praktis bikin nyaman untuk pemakaian harian.
City Car keluaran Honda ini, meskipun terlihat praktis, soal kualitas mesin jangan ditanya. Brio lincah, gesit dan responsif menjelajah jalanan perkotaan. Maka tidak mengherankan jika customer banyak memilihnya untuk keperluan pribadi (kerja, kuliah) hingga menemani mobilitas keluarga kecil.
Mulai dari generasi awal sampai baru, Brio sudah berhasil mendapatkan hati customer setia. Masih banyak sekali alasan spesifik perihal city car ini laris manis.
Mengapa Honda Brio Bekas Masih Populer?
Di tengah gempuran produk city car baru dari berbagai brand, Honda Brio seolah tidak berhasil bikin customer berpaling, masih saja dicari.
Ada alasan khusus terkait posisi Brio bekas yang sulit bergeser, malah menjadi incaran tersendiri bagi penggemar mobil mungil untuk perkotaan.
1. Spesifikasi umum
Produsen telah menempatkan mesin 1.2 liter i-VTEC yang mampu menghasilkan tenaga sampai 90 PS. Sehingga Brio sangat handal, cukup bertenaga di kelasnya dan irit bahan bakar.
2. Hemat dalam pemakaian bahan bakar
Honda Brio termasuk LCGC yang mempunyai takaran konsumsi BBM tergolong irit, rata-rata hanya membutuhkan 14 sampai 22 km/liter. Tergantung situasi jalan, cara berkendara dan perawatan keseluruhan.
Baca Juga: Honda Brio Vs Toyota Raize Bekas Mending Mana? Intip Spesifikasi, Harga dan Pajaknya
3. Perawatan mudah dan terjangkau
Sparepart Brio selalu tersedia dengan harga terjangkau, selain itu bengkel yang mampu menangani mobil tersebut sangat banyak.
4. Harga jual kembali masih tinggi
Ketika Anda ingin menjual kembali Honda Brio, harganya cenderung stabil atau relatif aman, tidak turun drastis. Dengan kata lain, selain sebagai moda transportasi harian, bisa untuk keperluan investasi.
5. Desain berkarakter tertentu
Brio memiliki popularitas tinggi karena desainnya sporty, ukuran compact. Sehingga cocok untuk mengarungi jalanan perkotaan yang cenderung macet dan lahan parkir sempit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim