Otomotif / Motor
Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:43 WIB
AKi motor Honda (Dok. Asmo)
Baca 10 detik
  • Aki kering menawarkan tegangan stabil dan bebas perawatan, cocok untuk motor injeksi modern.
  • Aki basah lebih ekonomis namun butuh pengecekan air aki rutin agar tidak cepat rusak.
  • Salah memilih jenis aki berisiko merusak komponen kelistrikan dan memicu kebocoran cairan asam.

Suara.com - Pernahkah Anda mengalami momen menyebalkan saat motor susah distarter di pagi hari atau klakson yang suaranya terdengar "lemas"? Jangan buru-buru menyalahkan mesin, bisa jadi jantung kelistrikan motor Anda—sang Aki—sedang meminta perhatian.

Aki bukan sekadar baterai; ia adalah nyawa bagi sistem pengapian, lampu, hingga starter elektrik.

Memilih aki yang tepat seringkali membingungkan: setia pada Aki Basah yang legendaris atau beralih ke Aki Kering yang kekinian? Salah pilih bukan cuma bikin dompet boncos, tapi bisa merusak komponen motor lainnya.

Agar tidak salah langkah, mari kita bedah tuntas perbedaan keduanya dari segi perawatan hingga keamanan.

1. Perang Teknologi: Cairan vs Gel

Secara fisik, aki basah berisi cairan elektrolit (campuran air suling dan asam sulfat) yang berfungsi menghantarkan listrik.

Karena isinya cair, posisi pemasangannya harus tegak sempurna. Miring sedikit saja, cairan bisa tumpah dan merusak bodi motor.

Sebaliknya, aki kering menggunakan teknologi yang lebih modern. Elektrolitnya berbentuk gel atau terserap dalam material khusus (Absorbed Glass Mat). Desainnya tertutup rapat (sealed), sehingga Anda bebas dari rasa was-was soal tumpahan cairan, bahkan saat motor diajak bermanuver ekstrem.

2. Kaum Rajin vs Kaum Anti-Ribet

Baca Juga: Baterai HP Penuh, Aki Motor Malah Sekarat? Bongkar Tuntas Dosa Tersembunyi Ngecas di Motor

Di sinilah perbedaan paling terasa. Jika Anda tipe orang yang sibuk dan ingin motor "tinggal pakai", aki basah mungkin akan merepotkan.

Aki Basah: Menuntut perhatian ekstra. Anda wajib mengintip ketinggian air aki secara berkala. Lupa mengisi air aki? Siap-siap sel aki rusak permanen.

Aki Kering: Juara dalam kepraktisan. Dikenal dengan istilah Maintenance Free (MF), aki ini tidak butuh pengisian ulang cairan seumur hidupnya. Pasang, lalu lupakan (sampai masa pakainya habis).

Ilustrasi pengecekan aki motor (Gemini AI)

3. Stabilitas untuk Motor Modern

Motor keluaran terbaru yang penuh fitur elektronik (Injeksi, lampu LED, panel digital) sangat sensitif terhadap naik-turunnya tegangan listrik.

Aki Kering: Menawarkan suplai tegangan yang jauh lebih stabil dan konsisten. Ini membuatnya menjadi pasangan serasi untuk motor injeksi zaman now.

Load More