- Rotasi ban wajib dilakukan dengan pola berbeda berdasarkan sistem penggerak FWD, RWD, atau AWD untuk pemerataan keausan.
- Spooring penting untuk menyelaraskan sudut roda sesuai spesifikasi, ideal dilakukan setiap 10.000 km atau setelah benturan.
- Balancing memastikan roda berputar seimbang tanpa getaran, sebaiknya dilakukan bersamaan dengan rotasi ban rutin.
Suara.com - Ban mobil adalah salah satu komponen yang paling sering bekerja keras. Setiap kali mobil melaju, ban menanggung beban kendaraan sekaligus menghadapi gesekan dengan permukaan jalan.
Karena itu, keausan ban tidak pernah merata. Rotasi ban menjadi langkah penting agar umur ban lebih panjang, kenyamanan tetap terjaga, dan handling mobil tidak berubah.
Sayangnya, banyak pemilik mobil masih menganggap rotasi ban bisa dilakukan sembarangan.
Padahal, cara rotasi berbeda tergantung sistem penggerak mobil: Front Wheel Drive (FWD), Rear Wheel Drive (RWD), atau All Wheel Drive (AWD/4WD).
Jika salah, bukan hanya ban cepat habis, tapi juga bisa memengaruhi kestabilan mobil.
Selain rotasi, ada dua hal lain yang tidak kalah penting: spooring dan balancing. Ketiganya saling melengkapi untuk memastikan mobil tetap nyaman dikendarai, aman di jalan, dan tidak boros biaya perawatan.
Begini cara rotasi ban yang tepat seperti telah Suara.com rangkum dari situs resmi Mitsubishi:
Rotasi Ban Berdasarkan Sistem Penggerak
1. Front Wheel Drive (FWD)
Baca Juga: 7 Mobil Bekas City Car Bekas Paling Bandel Rp70 Jutaan, Ground Clearance Tinggi Anti Banjir
Pada mobil berpenggerak roda depan, beban terbesar ada di ban depan. Cara rotasi yang benar adalah ban depan dipindah ke belakang dengan posisi menyilang (ban kiri depan ke kanan belakang, ban kanan depan ke kiri belakang).
Sementara itu, ban belakang dipindah ke depan di sisi yang sama. Tujuannya agar ban depan yang lebih cepat aus bisa diganti posisi dengan ban belakang yang lebih awet.
2. Rear Wheel Drive (RWD)
Untuk mobil berpenggerak roda belakang, beban terbesar ada di ban belakang. Rotasi dilakukan dengan cara ban belakang dipindah ke depan secara menyilang (ban kiri belakang ke kanan depan, ban kanan belakang ke kiri depan).
Sedangkan ban depan dipindah ke belakang di sisi yang sama. Dengan pola ini, keausan ban bisa lebih merata karena ban belakang biasanya lebih cepat habis.
3. All Wheel Drive (AWD/4WD)
Berita Terkait
-
7 Mobil Bekas City Car Bekas Paling Bandel Rp70 Jutaan, Ground Clearance Tinggi Anti Banjir
-
Terpopuler: Mobil Toyota Paling Jarang Rewel hingga Motor Bebek Yamaha Terbaik
-
Nissan Bubuhkan Panel Surya di Bodi Mobil Listrik, Jarak Tempuh Nambah Berapa KM?
-
5 Mobil MPV Bekas Paling Mudah Perawatan dan Ramah untuk Lansia
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
-
Adu Chery Q dengan 5 Mobil Listrik 200 Jutaan: Harga Masih Misterius, Spek Kompetitif?
-
Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Chery Q di Indonesia
-
BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga
-
Tragedi Luwu Tewaskan 3 Orang: Punya ABS dan Airbag, Kenapa Wuling Formo S Tetap Hancur Lawan Truk?
-
Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M
-
3 Alasan Mengapa Wuling Air ev dan BYD Atto 1 Harus Waspada Terhadap Spesifikasi Chery Q
-
BlackAuto Battle 2026 Mulai Cari Raja Modifikasi Baru dari Tangerang Selatan
-
Kejutan Data Gaikindo 2026: Mobil 7 Penumpang Jadi Raja, Honda Brio Turun Tahta