- Rotasi ban wajib dilakukan dengan pola berbeda berdasarkan sistem penggerak FWD, RWD, atau AWD untuk pemerataan keausan.
- Spooring penting untuk menyelaraskan sudut roda sesuai spesifikasi, ideal dilakukan setiap 10.000 km atau setelah benturan.
- Balancing memastikan roda berputar seimbang tanpa getaran, sebaiknya dilakukan bersamaan dengan rotasi ban rutin.
Pada mobil berpenggerak empat roda, semua ban bekerja hampir seimbang. Rotasi dilakukan dengan cara ban depan dipindah ke belakang sambil bertukar sisi, dan ban belakang dipindah ke depan juga bertukar sisi.
Pola ini memastikan keausan ban benar-benar merata, karena setiap roda mendapat giliran menanggung beban di posisi berbeda.
Perawatan Ban yang Nggak Kalah Penting
Tak cuma rotasi, ada juga jenis perawatan lain yang perlu dilakukan secara rutin oleh para pemilik mobil. Apa saja?
Pentingnya Spooring
Rotasi ban tidak akan maksimal tanpa spooring. Spooring memastikan roda sejajar dan sudutnya sesuai spesifikasi pabrikan.
Tanda mobil perlu spooring antara lain: setir terasa tidak lurus saat mobil melaju, mobil cenderung menarik ke kanan atau kiri, serta ban aus tidak merata.
Waktu ideal melakukan spooring adalah setiap 10 ribu kilometer, atau setelah mobil melewati jalan rusak, menabrak lubang, atau naik trotoar.
Pentingnya Balancing
Baca Juga: 7 Mobil Bekas City Car Bekas Paling Bandel Rp70 Jutaan, Ground Clearance Tinggi Anti Banjir
Selain spooring, balancing juga wajib dilakukan. Tujuannya agar roda berputar seimbang dan tidak menimbulkan getaran saat mobil melaju cepat.
Tanda mobil perlu balancing biasanya terasa dari setir yang bergetar di kecepatan tinggi atau ban terasa bergoyang. Waktu ideal balancing adalah setiap kali melakukan rotasi ban, atau segera jika muncul gejala getaran.
Dengan memahami cara rotasi sesuai sistem penggerak, serta rutin melakukan spooring dan balancing, pemilik mobil bisa menjaga ban tetap awet, kenyamanan berkendara terjaga, dan biaya perawatan lebih efisien.
Jadi, jangan anggap remeh urusan ban—karena dari sinilah keselamatan dan kenyamanan berkendara dimulai.
Berita Terkait
-
7 Mobil Bekas City Car Bekas Paling Bandel Rp70 Jutaan, Ground Clearance Tinggi Anti Banjir
-
Terpopuler: Mobil Toyota Paling Jarang Rewel hingga Motor Bebek Yamaha Terbaik
-
Nissan Bubuhkan Panel Surya di Bodi Mobil Listrik, Jarak Tempuh Nambah Berapa KM?
-
5 Mobil MPV Bekas Paling Mudah Perawatan dan Ramah untuk Lansia
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional