- Yamaha meluncurkan skuter listrik premium EC-06 di India seharga Rp30,9 juta, mampu tempuh hingga 169 km sekali pengisian.
- EC-06 ditenagai motor IPMSM 4 kWh, kecepatan maksimal 79 km/jam, dan dilengkapi tiga mode berkendara.
- Motor ini menawarkan kepraktisan dengan ruang bagasi 24,5 liter, fitur CBS, dan konektivitas aplikasi Yamaha Motor Connect R.
Suara.com - Pasar motor listrik semakin ramai, dan kini giliran Yamaha yang mulai serius masuk ke segmen ini. Di India, Yamaha baru saja meluncurkan EC-06, sebuah skuter listrik premium dengan harga sekitar 1,67 lakh atau setara Rp30,9 juta.
Sekilas, harga ini mirip dengan harga Yamaha Aerox 155 di Indonesia yang dijual kisaran Rp29 jutaan. Angka ini membuatnya cukup kompetitif, apalagi dengan jarak tempuh yang diklaim bisa mencapai 169 km sekali cas.
Untuk gambaran, jarak tempuh tersebut setara dengan perjalanan dari Yogyakarta ke Semarang via Solo, yang umumnya berkisar antara 130–145 km.
Artinya, sekali pengisian penuh, motor ini bisa dipakai untuk menempuh rute antarkota tanpa perlu khawatir kehabisan baterai di tengah jalan.
Yamaha EC-06 hadir bukan untuk mengejar performa ekstrem, melainkan fokus pada keseimbangan antara desain, fitur, dan kepraktisan.
Dengan DNA sporty khas Yamaha, motor ini tampil modern tanpa berlebihan, dan tetap mudah dikendalikan di lalu lintas padat perkotaan.
Spesifikasi Utama Yamaha EC-06
Motor ini menggunakan IPMSM motor dengan baterai tetap berkapasitas 4 kWh. Tenaga yang dihasilkan cukup untuk mencapai kecepatan maksimal 79 km/jam, cocok untuk kebutuhan harian.
Pengisian daya bisa dilakukan lewat soket rumah biasa dengan waktu sekitar 8 jam, dan baterai dilindungi garansi 3 tahun atau 30.000 km.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Orang Tua, Gampang Dikendarai dan Perawatan Minim
Fitur dan Kepraktisan
Yamaha membekali EC-06 dengan tiga mode berkendara: Eco, Standard, dan Power, plus fitur reverse mode untuk memudahkan saat parkir.
Sistem pengereman sudah memakai disc brake dengan CBS, pencahayaan full LED, serta panel instrumen LCD berwarna.
Dari sisi kepraktisan, motor ini punya 24,5 liter ruang penyimpanan di bawah jok, cukup untuk helm atau barang bawaan harian.
Ada juga konektivitas aplikasi Yamaha Motor Connect R, serta perlindungan tinggi terhadap air dan debu, sehingga lebih tahan menghadapi kondisi jalan di Asia.
Posisi di Pasar EV
Yamaha memilih strategi aman dengan EC-06. Alih-alih menawarkan harga super murah atau performa ekstrem, mereka menghadirkan motor listrik yang reliabel, usable, dan sesuai ekspektasi konsumen perkotaan.
Dengan jarak tempuh yang cukup panjang, fitur lengkap, dan harga yang masih masuk akal, EC-06 bisa jadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa kehilangan rasa percaya diri pada brand besar.
Jika benar masuk ke Indonesia dengan harga setara, motor ini berpotensi jadi salah satu EV roda dua paling rasional. Sekali cas bisa menempuh jarak antarkota seperti Jogja–Semarang, membuatnya bukan sekadar motor listrik untuk komuter, tapi juga cukup tangguh untuk perjalanan jarak menengah.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Orang Tua, Gampang Dikendarai dan Perawatan Minim
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
Asosiasi Desak Pemerintah Gunakan Motor Listrik untuk Kendaraan Dinas Demi Keberlanjutan Industri
-
Ofero Indonesia Targetkan Ekspansi ke Sejumlah Negara Baru pada Tahun 2026
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Untuk Ojol, Irit Bahan Bakar dan Cocok Dipakai Harian
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo