- Benturan keras di bahu jalan menyebabkan baterai mobil bocor dan memicu thermal runaway.
- Api dari baterai EV bisa mencapai 2.000 derajat celcius dalam hitungan detik.
- Bahaya fatal menyalip dari jalur darurat menjadi penyebab utama kecelakaan tragis ini.
Suara.com - Kecelakaan dramatis yang melibatkan SUV Jetour T2 dan sedan BMW di Tol Jagorawi KM 31 B pada Minggu (1/2/2026) malam menyita perhatian publik. Bukan sekadar tabrakan biasa, insiden ini memicu kebakaran hebat pada unit Jetour hingga hangus tak bersisa.
Insiden ini membuka diskusi serius mengenai keselamatan berkendara di bahu jalan dan karakteristik unik mobil bertenaga baterai saat mengalami benturan ekstrem. Berikut adalah analisis mendalam mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Kronologi: Bahaya Mengintai di Bahu Jalan
Kecelakaan bermula dari dua pelanggaran aturan lalu lintas yang terjadi bersamaan. Berdasarkan keterangan kepolisian, Jeep Jetour melaju (atau berhenti perlahan) di bahu jalan sebelah kiri. Tragisnya, sebuah BMW melaju kencang dari arah belakang dan mencoba menyalip kendaraan lain—juga melalui bahu jalan kiri.
Manuver di ruang sempit tersebut gagal. BMW menghantam bagian kanan belakang Jetour dengan kecepatan tinggi.
Efek benturan "adu banteng" di jalur darurat ini membuat Jetour terpental ke kiri, menghantam guardrail (pembatas jalan), dan seketika terbakar.
Beruntung, pengemudi Jetour berinisial MRAZN dan penumpangnya berhasil menyelamatkan diri meski mengalami luka bakar ringan. Namun, mobil tersebut tidak dapat diselamatkan.
Mengapa Api Menyebar Begitu Cepat?
Banyak yang bertanya, mengapa mobil tersebut langsung terbakar hebat? Berdasarkan analisis teknis dari pakar otomotif yang mengamati rekaman kejadian, ada tiga skenario teknis yang memicu "neraka" kecil tersebut:
Baca Juga: Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!
- Baterai Tertusuk (Puncture): Saat BMW melakukan pengereman mendadak (dive), moncong mobil kemungkinan besar menhujam ke bagian bawah belakang Jetour. Hal ini berisiko menghantam langsung casing baterai.
- Sasis Bengkok Menekan Baterai: Benturan dari belakang yang sangat keras dapat membengkokkan sasis mobil. Karena baterai EV seringkali terintegrasi dengan sasis, deformasi ini bisa menekan sel baterai hingga pecah.
- Hantaman Guardrail di Sisi Lemah: Ini adalah skenario yang paling mungkin. Mobil listrik umumnya dirancang sangat kuat menahan benturan depan dan belakang. Namun, saat Jetour terpental dan menghantam pembatas jalan dari samping (side impact), pelindung baterai di sisi tersebut mungkin kalah kuat, menyebabkan pembatas jalan menusuk paket baterai.
Fenomena Thermal Runaway
Kebakaran pada mobil listrik berbeda dengan mobil bensin. Jika tangki bensin bocor, api membutuhkan waktu untuk membesar.
Namun, pada kasus baterai litium yang bocor atau tertusuk, terjadi fenomena thermal runaway.
Suhu bisa melonjak hingga 2.000 derajat Celcius dalam hitungan detik. Inilah yang menjelaskan mengapa api di Tol Jagorawi tersebut langsung membesar secara instan, membuat evakuasi menjadi sangat krusial dan berpacu dengan waktu.
Pelajaran Mahal bagi Pengguna Jalan
Kecelakaan ini menjadi pengingat keras bahwa bahu jalan bukanlah jalur untuk menyalip, apalagi dengan kecepatan tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati di Indonesia Februari 2026
-
Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut
-
Geely Targetkan Rebut Takhta Penjualan Mobil Terlaris dari BYD di Pasar Otomotif China
-
Total Tarif Tol Yogyakarta-Jakarta pada Arus Balik Lebaran 2026, Sampai Rp1 Juta?
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Tiba, Catat 3 Tanggal Aman Bebas Macet Ini
-
5 Mobil Listrik 7 Seater yang Tak Galak ke Pemula dan Punya Fitur Melimpah
-
Arus Balik Meningkat, Korlantas Berlakukan One Way hingga Contraflow
-
Cetak Sejarah di Moto3, Veda Ega Pratama Dapat 'Saweran' Mobil dari Keluarga Haji Isam
-
5 Motor Listrik Tangguh Kuat Jarak Jauh, Siap Antar Ngantor hingga Luar Kota
-
Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK