Suara.com - Mobil hybrid semakin sering dilirik, terutama oleh konsumen yang ingin kendaraan lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan tanpa harus sepenuhnya bergantung pada listrik.
Namun, satu pertanyaan klasik yang masih sering muncul adalah apakah biaya servis mobil hybrid lebih mahal dibandingkan mobil bensin biasa? Atau justru lebih hemat?
Untuk menjawabnya secara objektif, kita perlu memahami karakteristik tiap jenis mobil dan membandingkannya dari sisi perawatan serta biaya jangka panjang.
Sebelum masuk ke pembahasan biaya servis, ada baiknya memahami perbedaan dasar antara mobil bensin, hybrid, dan listrik.
Mobil bensin konvensional menggunakan mesin pembakaran internal yang sepenuhnya mengandalkan bahan bakar BBM. Jenis ini paling umum di Indonesia, mudah ditemukan di pasar mobil bekas, dan sistem perawatannya sudah sangat dikenal oleh bengkel umum.
Mobil hybrid mengkombinasikan mesin bensin dengan motor listrik serta baterai berukuran kecil. Sistem ini memungkinkan mobil menggunakan tenaga listrik pada kecepatan rendah dan membantu efisiensi bahan bakar saat berkendara di kondisi macet.
Menariknya, mobil hybrid tidak perlu diisi daya eksternal karena baterainya terisi otomatis melalui mesin dan pengereman regeneratif.
Sementara itu, mobil listrik murni (BEV) hanya mengandalkan motor listrik dan baterai besar, tanpa mesin bensin sama sekali. Biaya operasionalnya paling rendah, tetapi masih terkendala infrastruktur pengisian daya di beberapa daerah.
Biaya Servis Mobil Bensin
Baca Juga: 5 Mobil Hybrid Termurah 2026, Solusi Irit BBM Tanpa Cas Harga Terjangkau
Mobil bensin unggul dari sisi harga beli awal yang relatif lebih terjangkau. Selain itu, jaringan SPBU luas dan hampir semua bengkel mampu menangani perawatannya. Namun, dari sisi biaya servis, mobil bensin memiliki lebih banyak komponen yang harus dirawat secara rutin.
Penggantian oli mesin, busi, filter udara, filter bahan bakar, hingga pengecekan sistem pembakaran adalah agenda servis berkala yang tidak bisa dihindari.
Dalam jangka panjang, biaya ini terakumulasi dan menjadi cukup signifikan, terlebih dengan konsumsi BBM yang cenderung lebih boros dibanding hybrid.
Biaya Servis Mobil Hybrid
Banyak orang mengira mobil hybrid pasti lebih mahal perawatannya karena memiliki dua sistem penggerak. Faktanya, biaya servis mobil hybrid secara umum tidak jauh berbeda dengan mobil bensin konvensional, terutama untuk perawatan rutin.
Servis berkala mobil hybrid tetap dilakukan setiap kelipatan 10.000 km, sama seperti mobil bensin. Pengecekan mesin, oli, dan sistem rem juga relatif serupa. Perbedaan utama terletak pada beberapa komponen tambahan, khususnya yang berkaitan dengan sistem listrik.
Salah satunya adalah filter udara sistem pendingin baterai. Komponen ini perlu dibersihkan secara rutin setiap enam bulan dan diganti ketika odometer mencapai sekitar 40.000 km. Selain itu, cairan pendingin radiator khusus pada sistem hybrid biasanya baru diganti ketika mobil mencapai jarak sekitar 160.000 km.
Biaya Service Mobil Hybrid vs Mobil Bensin
Dari sisi biaya nyata, perbedaan antara hybrid dan bensin tergolong tipis. Contohnya, biaya perawatan Toyota Camry Hybrid selama lima tahun berada di kisaran Rp29,7 juta. Angka ini hampir sama dengan Camry bensin yang membutuhkan sekitar Rp29,6 juta dalam periode yang sama.
Contoh lain, C-HR Hybrid memerlukan dana perawatan sekitar Rp25,9 juta selama lima tahun, sementara SUV bensin sekelasnya justru bisa mencapai Rp26,57 juta.
Jika hanya melihat biaya servis, mobil hybrid memang tidak jauh berbeda dengan mobil bensin. Namun keunggulan utama hybrid terletak pada penghematan bahan bakar. Konsumsi BBM yang lebih irit, terutama di lalu lintas padat, membuat pengeluaran harian jauh lebih rendah dibanding mobil bensin konvensional.
Dalam jangka panjang, selisih pengeluaran BBM inilah yang membuat mobil hybrid terasa lebih hemat, meskipun harga belinya lebih tinggi di awal.
Demikian itu biaya servis mobil hybrid vs mobil bensin biasa. Agar mobil hybrid tetap awet dan tidak memicu biaya besar di kemudian hari, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Pertama, lakukan pengecekan baterai secara berkala untuk memastikan suplai listrik tetap optimal. Kedua, berhati-hatilah saat mencuci ruang mesin karena komponen listrik cukup sensitif terhadap air.
Selain itu, sistem pendingin juga wajib diperhatikan. Pastikan cairan radiator selalu dalam kondisi cukup dan bersih agar kinerja baterai dan motor listrik tetap optimal.
Jika dibandingkan secara servis rutin, biaya perawatan mobil hybrid dan mobil bensin sebenarnya hampir sama. Namun dari sisi konsumsi bahan bakar dan efisiensi jangka panjang, mobil hybrid cenderung lebih hemat.
Artinya, bagi Anda yang mengutamakan pengeluaran bulanan yang lebih rendah dan efisiensi jangka panjang, mobil hybrid layak dipertimbangkan, tanpa perlu terlalu khawatir soal biaya servis yang membengkak.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Mengenal Fitur V2L yang Bisa Jadi Sumber Listrik Berjalan LEPAS L8
-
Apakah Sunroof Mobil Bisa Bocor? Ini 7 Rekomendasi Mobil SUV Sunroof Murah
-
JETOUR T2 Tampil Tangguh dengan Konsep Modifikasi NOMAD dan Obsidian di IIMS 2026
-
4 Mobil Hybrid Termurah Per Februari 2026: Berani Pinang meski Ada Risiko Mengintai?
-
Intip Skema Cicilan Toyota Veloz Hybrid di IIMS 2026
-
5 Pilihan Mobil Pertama untuk Belajar Nyetir: Body 'Kaleng' Kuat, Sparepart Murah Kalau Nyerempet
-
Terpopuler: 5 Mobil Double Cabin Lebih Murah dari Brio, Harga Daihatsu Ayla Bekas
-
Adu Mobil Bekas Mitsubishi Mirage vs Nissan March, Mending Mana?
-
Harga Mobil Mitsubishi Februari 2026, Mending Xforce atau Xpander Cross?
-
Berapa Km Mobil Bekas Masih Bisa Dianggap Bagus? Ini 5 Rekomendasinya, Harga di Bawah Rp100 Juta