Suara.com - Persaingan mobil keluarga 7-seater semakin ketat, apalagi sejak hadirnya versi hybrid dari Veloz. Banyak calon pembeli yang penasaran, apakah konsumsi BBM Veloz Hybrid lebih irit dari Veloz biasa?
Di tengah kondisi lalu lintas kota yang padat dan harga bahan bakar yang terus naik, efisiensi menjadi pertimbangan utama sebelum membeli mobil keluarga.
Veloz sebagai MPV 7-seater populer kini hadir dalam dua pilihan, yakni mesin bensin konvensional dan sistem hybrid. Keduanya sama-sama nyaman dan modern, tetapi perbedaan konsumsi BBM menjadi daya tarik utama versi hybrid.
Lantas, seberapa besar selisihnya? Apakah Veloz Hybrid memang jauh lebih hemat dibandingkan Veloz biasa? Berikut perbandingan lengkapnya.
Spesifikasi Toyota Veloz Hybrid
Veloz Hybrid hadir sebagai MPV 7-penumpang dengan mesin 1.500 cc berkode 2NR-VEX yang dipadukan dengan motor listrik.
Mesin bensinnya menghasilkan tenaga sekitar 91 PS, sementara motor listriknya menyumbang tenaga tambahan hingga 80 PS dengan torsi 141 Nm. Jika dikombinasikan, total tenaga sistemnya mencapai sekitar 109 hp.
Mobil ini menggunakan transmisi e-CVT yang dirancang khusus untuk sistem hybrid. Perpindahan tenaganya terasa lebih halus dibandingkan CVT biasa karena sudah terintegrasi dengan sistem kelistrikan.
Baterainya menggunakan lithium-ion dan tidak perlu dicas secara manual karena sistemnya self-charging.
Secara dimensi, Veloz Hybrid memiliki panjang 4.475 mm, lebar 1.750 mm, dan tinggi 1.700 mm, dengan ground clearance 205 mm. Artinya, mobil ini tetap nyaman digunakan di jalan perkotaan maupun kondisi jalan yang kurang rata.
Baca Juga: KIA Carens Setara Toyota Apa? Harganya Mepet Veloz, Begini Komparasinya
Untuk fitur, tipe tertinggi sudah dilengkapi Toyota Safety Sense (TSS), head unit hingga 11 inci, kamera 360 derajat, serta sistem konektivitas T-Intouch.
Secara keseluruhan, Veloz Hybrid menawarkan pengalaman berkendara yang lebih modern, senyap, dan responsif.
Spesifikasi Toyota Veloz (Non-Hybrid)
Versi non-hybrid atau bensin biasa menggunakan mesin 1.5L 2NR-VE Dual VVT-i dengan kapasitas 1.496 cc. Tenaga maksimalnya mencapai 106 PS dengan torsi 137 Nm.
Secara angka, tenaga mesin bensinnya memang sedikit lebih besar dibandingkan mesin bensin pada versi hybrid, tetapi tidak memiliki bantuan motor listrik.
Pilihan transmisinya tersedia dalam versi manual 5-percepatan dan CVT otomatis. Sistem penggeraknya sama-sama menggunakan roda depan (FWD).
Dimensinya identik dengan versi hybrid, termasuk ground clearance 205 mm. Untuk fitur keselamatan, varian tertinggi sudah dilengkapi Toyota Safety Sense (TSS), 6 airbags, ABS, EBD, Vehicle Stability Control (VSC), dan Hill Start Assist.
Fitur kenyamanannya pun cukup lengkap seperti electric parking brake dengan brake hold, head unit 9 inci, TFT MID 7 inci, dan wireless charger.
Secara umum, Veloz non-hybrid tetap menjadi MPV keluarga yang sangat mumpuni di kelasnya.
Konsumsi BBM Veloz Hybrid vs Veloz Biasa
Veloz non-hybrid dalam pemakaian normal biasanya mencatat konsumsi bahan bakar di kisaran 10-15 km/liter, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Untuk rute dalam kota yang sering macet, angka ini bisa berada di sisi bawah kisaran tersebut.
Sementara itu, Veloz Hybrid mampu mencatat angka yang jauh lebih tinggi. Dalam penggunaan kota besar, konsumsi BBM-nya bisa mencapai sekitar 28-29 km/liter.
Untuk perjalanan tol atau luar kota, rata-rata berada di kisaran 19-20 km/liter. Bahkan dalam pengujian tertentu, angka efisiensinya bisa menyentuh lebih dari 30 km/liter.
Perbedaan ini terjadi karena sistem hybrid memanfaatkan motor listrik saat kecepatan rendah atau kondisi stop-and-go. Saat macet, mesin bensin tidak terus-menerus bekerja, sehingga konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih hemat.
Inilah alasan mengapa Veloz Hybrid diklaim bisa hingga sekitar 40% lebih irit dibandingkan versi bensin biasa.
Selain lebih hemat, karakter berkendara hybrid juga terasa lebih halus dan senyap. Akselerasi awal lebih responsif karena torsi instan dari motor listrik.
Bagi pengguna yang sering berkendara di area perkotaan dengan lalu lintas padat, efisiensi ini tentu sangat terasa dalam jangka panjang.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
KIA Carens Setara Toyota Apa? Harganya Mepet Veloz, Begini Komparasinya
-
Penasaran Ingin Jadi Mekanik AHASS? Ini Jenjang Pendidikan yang Wajib Kamu Tempuh
-
Berapa Harga Motor BeAT Bekas? Simak Daftarnya dari Tahun ke Tahun
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Banten 2026 dan Syarat Lengkapnya: Kuota Terbatas, Dibuka Besok
-
Apakah Motor Listrik Boleh Dicuci? Ini Tips Aman Membersihkannya
-
Update Harga BBM Pertamina dan Swasta 17 Februari 2026 Edisi Imlek, Shell V-Power Langka
-
5 Fakta Mobil Bekas Xpander Cross 2024, Berapa Pajaknya? Harga Kini Semurah Brio RS CVT
-
3 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak 2026 tapi Bukan Jateng, Ada Keringanan Khusus Mahasiswa
-
Simulasi Kredit Toyota Alphard XE, DP 30 Persen Tenor hingga 5 Tahun
-
10 Merek Mobil dengan Retail Sales Tertinggi Januari 2026: Mitsubishi 3 Besar, BYD Apa Kabar?