- ETLE di jalan tol mengincar pelanggaran batas kecepatan dan truk kelebihan muatan (ODOL).
- Pengecekan status tilang elektronik dapat dilakukan dengan mudah secara online melalui layar smartphone Anda.
- Abaikan denda tilang elektronik Rp500 ribu bisa berakibat pemblokiran STNK kendaraan bermotor Anda.
Suara.com - Momen Mudik Lebaran 2026 sudah di depan mata. Perjalanan panjang melintasi jalan tol antarprovinsi tentu menjadi rutinitas tahunan yang paling dinanti. Namun, saking semangatnya ingin cepat sampai di kampung halaman atau saat arus balik, banyak pengemudi tanpa sadar menginjak pedal gas terlalu dalam.
Begitu sadar jarum speedometer melewati batas, rasa deg-degan pun muncul. "Waduh, tadi kena jepret kamera tilang elektronik nggak ya?"
Kekhawatiran ini sangat beralasan. Sejak tahun 2022 lalu, sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik telah resmi diberlakukan secara ketat di jaringan jalan tol.
Jadi, polisi tidak perlu lagi repot mencegat Anda di pinggir jalan tol; kamera pintar akan merekam semuanya.
Apa Saja yang Diincar Kamera ETLE di Jalan Tol?
Bagi Anda yang bersiap mudik tahun 2026 ini, perlu dicatat bahwa kamera ETLE di jalan tol difokuskan untuk mengincar dua jenis pelanggaran utama:
1. Pelanggaran Batas Kecepatan (Overspeed): Mengemudi di atas batas kecepatan maksimal yang telah ditentukan oleh rambu jalan tol.
2. Pelanggaran Dimensi dan Kapasitas (ODOL): Khusus untuk kendaraan berat atau truk yang memuat barang melebihi kapasitas (Over Dimension Over Load).
Risiko Jika Terkena Tilang: Denda Hingga Pemblokiran STNK
Jangan anggap remeh 'jepretan' kamera ini. Sanksi untuk pelanggaran ETLE tidak main-main dan sudah diatur tegas dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Baca Juga: Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 16 dan 18 Maret, Menhub Siapkan Skema WFA
Pengendara yang terbukti melanggar dapat dijatuhi hukuman pidana kurungan paling lama dua bulan, atau denda maksimal Rp 500.000.
Masalah terbesarnya adalah: Jika Anda tertilang, mangkir, atau tidak sadar sehingga tidak membayar denda, maka STNK kendaraan Anda akan diblokir otomatis.
Tentu Anda tidak ingin repot mengurus STNK yang mati usai lelahnya perjalanan Mudik Lebaran, bukan?
Cara Cek Status Tilang Elektronik Hanya Lewat Smartphone
Daripada overthinking menunggu apakah 'surat cinta' dari kepolisian akan datang ke rumah, Anda bisa langsung memastikannya sendiri.
Caranya sangat praktis, cukup siapkan STNK dan smartphone Anda yang terhubung dengan internet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah
-
Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027
-
Apakah Smartwatch Harus Sesuai Merek HP? Ini 9 Tips Memilih Produk yang Tepat
-
Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026
-
Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat
-
Ulasan Novel Kendat, di Balik Konspirasi Kematian Berantai di Kota P
-
Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD
-
Purbaya Klaim Hubungan Kemenkeu & BI Solid, Buktikan Lewat 'Tukar Guling' Pejabat
-
iCAR V23 Tawarkan Boxy SUV Bergaya Ikonik, Tampil Beda Tanpa Mengorbankan Efisiensi Energi
-
Aturan Dana Lingkungan Hidup Diubah, Uang Rp22 Triliun untuk Masyarakat Tak Bisa Cair