- PT Jetour Sales Indonesia akan meluncurkan dua model SUV baru pada paruh kedua tahun 2026 di GIIAS.
- Salah satu model baru adalah Jetour T2 versi Plug-in Hybrid (PHEV) dengan indikatif harga Rp838 juta.
- Jetour mempersiapkan peluncuran model baru dengan memastikan kesiapan produk, penetapan harga, dan layanan purnajual.
Suara.com - PT Jetour Sales Indonesia semakin agresif memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional. Pabrikan asal China tersebut memastikan bakal meluncurkan dua model SUV baru pada paruh kedua tahun 2026 mendatang.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan tangguh namun tetap bergaya.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah mengungkapkan bahwa kedua model tersebut dirancang untuk segmen yang berbeda agar tidak saling bersaing di pasar internal.
Salah satu model yang sudah disiapkan adalah Jetour T2 versi plug-in hybrid (PHEV). Kehadiran teknologi ramah lingkungan ini akan melengkapi varian bermesin bensin yang sudah lebih dulu dipasarkan di Indonesia.
"Indikatif price saat ini memang lebih tinggi di Rp838 juta. Jadi ada selisih sekitar Rp250 juta dengan yang Jetour T2 ICE ini," kata Ranggy, di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Mengenai waktu peluncuran, Jetour mengincar ajang pameran otomotif bergengsi Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai panggung utamanya.
"Perkiraan akan diluncurkan di semester dua 2026. Biasanya momentumnya memang di auto show," ujarnya.
Selain Jetour T2 PHEV, pihak perusahaan juga masih menyimpan rapat informasi mengenai satu model tambahan. Mobil misterius ini dipastikan akan masuk dalam lini Adventure Series yang menjadi fokus pengembangan Jetour di Indonesia.
"Selain Jetour T2 PHEV, akan ada satu juga model lain yang kita rencanakan untuk market Indonesia," kata Ranggy.
Baca Juga: JETOUR X70 Plus Pilihan SUV 7 Seater dengan Harga 360 Jutaan
Hadirnya dua model anyar ini diharapkan memberikan lebih banyak pilihan bagi pecinta otomotif di kota-kota besar yang menyukai gaya hidup aktif.
"Setidaknya dua model kita akan hadirkan sebagai opsi buat konsumen yang memang tertarik dengan SUV yang segmennya adventure," ujarnya.
Jetour tetap mengandalkan perpaduan desain modern dan nilai produk yang kompetitif untuk memikat hati pembeli di Indonesia.
"Konsumen Jetour T2 sebelumnya melihat mobil ini pertama dari desainnya yang appealing. Kedua dari sisi price dan valuenya. Dengan harga Rp588 juta, package produk yang kita hadirkan itu lebih dari harganya," kata dia.
Persiapan matang mulai dari spesifikasi hingga layanan purnajual menjadi prioritas utama sebelum unit resmi dipasarkan.
"Ketika kita launching produk, kita ensure produk ini bukan hanya sekadar launching, tapi juga matang, relevan dengan market, pricing-nya sesuai, dan elemen pendukung seperti aftersales juga sudah siap," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim