Tol Jakarta – Cikampek
Rest Area KM 6B: AC 22 kW, DC 25 kW, DC 200 kW
Rest Area KM 19A: DC 50 kW & DC 24 kW
Rest Area KM 19B: DC 50 kW & DC 24 kW
Rest Area KM 39A: DC 50 kW
Rest Area KM 42B: DC 50 kW
Rest Area KM 52B: DC 50 kW
Rest Area KM 57A: AC 22 kW, DC 50 kW, DC 200 kW
Rest Area KM 62B: AC 22 kW, DC 50 kW, DC 200 kW
Baca Juga: Ini Rest Area di Jalur Trans Jawa yang Memiliki SPKLU Mobil Listrik Tercepat
Tol Cipularang
Rest Area KM 72A: DC 50 kW & DC 24 kW
Rest Area KM 72B: DC 50 kW & DC 24 kW
Rest Area Travoy KM 88A: AC 22 kW, DC 24–200 kW
Rest Area Travoy KM 88B: AC 22 kW, DC 24–200 kW
Rest Area KM 97B: DC 60 kW
Rest Area KM 125B: DC 120 kW
Rest Area KM 147A: DC 50 kW & DC 200 kW
Rest Area KM 149B: DC 50 kW & DC 24 kW
Tol Palikanci
Rest Area Travoy KM 207A: AC 24 kW, DC 24–100 kW
Rest Area KM 208B: DC 50 kW & DC 24 kW
Tol Batang – Semarang
Rest Area Travoy KM 360B: DC 50 kW
Rest Area Travoy KM 379A: AC 7,4–22 kW, DC 66–200 kW
Rest Area Travoy KM 389B: AC 7,4–22 kW, DC 50–100 kW
Rest Area Travoy KM 391A: DC 50 kW
Keberadaan SPKLU di berbagai rest area tersebut memberikan pilihan bagi pengguna mobil listrik untuk mengisi daya selama perjalanan jarak jauh di jalur Trans Jawa.
Berapa Biaya Pengisian Daya di SPKLU?
Biaya pengisian listrik di SPKLU mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1 Tahun 2023. Tarif dasar yang dikenakan sebesar Rp2.466 per kilowatt hour (kWh).
Sebagian besar mobil listrik yang beredar di Indonesia saat ini memiliki kapasitas baterai antara 39 kWh hingga 80 kWh. Dengan kapasitas tersebut, biaya untuk mengisi daya baterai hingga penuh di SPKLU umumnya berada di kisaran Rp96 ribu hingga Rp198 ribu, tergantung ukuran baterai kendaraan.
Selain tarif per kWh, terdapat juga tarif khusus untuk jenis SPKLU tertentu. Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 182.K Tahun 2023, tarif pengisian daya untuk jenis charger tertentu ditetapkan secara flat, yaitu:
- SPKLU Fast Charger (25 kW – 50 kW): Rp25.000 per pengisian
- SPKLU Ultra Fast Charger (lebih dari 50 kW): Rp57.000 per pengisian
Cara Mengecek Lokasi SPKLU Fast Charging Terdekat
Untuk mengetahui lokasi SPKLU terdekat dari posisi Anda, terdapat beberapa aplikasi yang dapat digunakan melalui smartphone, seperti Google Maps dan PLN Mobile.
1. Menggunakan Google Maps
- Buka aplikasi Google Maps di ponsel.
- Pada bagian kategori di bagian atas layar, geser hingga menemukan menu “Lainnya”.
- Pilih opsi “Layanan”, lalu tekan ikon SPKLU.
- Google Maps akan menampilkan lokasi SPKLU terdekat lengkap dengan jenis layanan pengisian yang tersedia.
2. Menggunakan Aplikasi PLN Mobile
- Buka aplikasi PLN Mobile di ponsel.
- Pilih menu “Electric Vehicle”.
- Selanjutnya pilih opsi “SPKLU”.
- Tentukan jenis SPKLU yang diinginkan, kemudian daftar SPKLU terdekat akan muncul di layar.
Dengan memanfaatkan aplikasi tersebut, pengguna kendaraan listrik dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan memastikan bahwa titik pengisian daya selalu tersedia di sepanjang rute perjalanan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Ini Rest Area di Jalur Trans Jawa yang Memiliki SPKLU Mobil Listrik Tercepat
-
Berapa Estimasi Saldo E-Toll untuk Perjalanan Jakarta ke Malang?
-
Cara Cek CCTV Tol Trans Jawa Real-Time Lewat HP: Pantau Jalur Lancar buat Mudik 2026
-
Tak Perlu Antre! Ini 4 Cara Cek Rest Area yang Tidak Padat saat Mudik
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus