- Porsche terpaksa merencanakan pemangkasan karyawan lebih besar akibat biaya tinggi transisi strategi kendaraan listrik yang tidak sesuai rencana.
- Kondisi sulit ini disebabkan permintaan EV yang melemah dan persaingan ketat, menyebabkan kerugian aset sekitar 3,9 miliar Euro.
- Perusahaan akan mempertahankan model mesin pembakaran internal, seperti 911, sebagai inti bisnis sambil merampingkan struktur manajemen.
Suara.com - Pabrikan mobil mewah asal Jerman Porsche kini berada dalam situasi sulit setelah ambisi besar mereka di sektor kendaraan listrik tidak berjalan sesuai rencana. Perusahaan terpaksa merencanakan pemangkasan jumlah karyawan yang jauh lebih besar dari perkiraan awal akibat beban biaya dari transisi strategi listrik yang sangat mahal.
Kondisi ini muncul di tengah keraguan para investor mengenai agresivitas Porsche dalam memasuki pasar kendaraan listrik sebelum pasar benar-benar siap. CEO Porsche, Michael Leiters telah menegaskan bahwa efisiensi menjadi prioritas utama saat ini. Rencana awal untuk memangkas sekitar 10 persen dari total 40.000 karyawan pada tahun 2030 kemungkinan besar akan terus bertambah jumlahnya.
Manajemen Porsche menekankan bahwa pengurangan ini diharapkan melalui skema sukarela daripada pemutusan hubungan kerja paksa. Namun arah kebijakan perusahaan sudah sangat jelas yaitu struktur yang lebih ramping dengan pengambilan keputusan yang lebih cepat.
“Kami akan merampingkan struktur manajemen kami, mengurangi hierarki, dan memangkas birokrasi,” kata Leiters, dikutip dari Carscoops. Rabu (18/3/2026).
Masalah utama yang dihadapi Porsche berakar pada permintaan kendaraan listrik yang ternyata lebih lemah dari perkiraan di pasar-pasar kunci. Persaingan di sektor ini juga semakin ketat terutama dengan munculnya merek lokal di China yang menjadi pesaing tangguh. Kegagalan strategi ini mengakibatkan penurunan nilai aset Porsche mencapai angka fantastis sekitar 3,9 miliar Euro atau setara 4,49 miliar Dollar AS.
Selain faktor pasar China yang mulai mendingin Porsche juga menghadapi tantangan perdagangan global seperti tarif baru di pasar Amerika Serikat serta tekanan rantai pasokan. Hal ini membuat perusahaan sulit mempertahankan harga jual tinggi tanpa mengorbankan volume penjualan.
Kini Porsche mulai memperlambat langkah dan memperluas pendekatan produknya. Meskipun tidak sepenuhnya menyerah pada teknologi listrik perusahaan memilih untuk mempertahankan model bermesin pembakaran internal seperti Porsche 911 sebagai inti bisnis untuk waktu yang lebih lama. Kendaraan hibrida dan berbahan bakar bensin diprediksi akan tetap menjadi tulang punggung perusahaan hingga tahun 2030-an menyesuaikan dengan permintaan nyata pasar ketimbang mengejar tenggat waktu yang terlalu muluk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
Terkini
-
Jangan Sampai Terjebak! Ini Prediksi Lokasi Titik Rawan Macet Terparah Arus Balik 2026
-
Update Harga BBM 18 Maret 2026, Ada Kenaikan Selama Mudik Lebaran?
-
5 Mobil Murah yang Perawatannya Mudah: Harga bak BeAT, Ada Toyota hingga Honda
-
Distribusi Masif Mobil Listrik Geely EX2 Mulai Jangkau Sembilan Kota Besar di Indonesia
-
Tren Kendaraan Listrik Hadirkan Dinamika Baru Pada Industri Pelumas
-
Yadea Siapkan Gebrakan Motor Listrik Pintar Jarak Jauh di Pasar Indonesia Tahun Ini
-
Daftar Rest Area yang Menyediakan BBM Pertamax Turbo di Jalur Mudik, Catat Lokasinya!
-
Ongkos Operasional Mobil Keluarga Murah 1000cc: Mana yang Lebih Merakyat, Xenia atau Sigra?
-
5 Trik Ampuh Temukan SPKLU Terbaik di Jalur Mudik 2026, Bisa Hemat Waktu
-
Mudik Anti Panik, Ini 5 Solusi saat Saldo e-Toll Habis di Gerbang Tol