Otomotif / Mobil
Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:21 WIB
Pengoperasian jalur fungsional Tol Japek II Selatan. (Foto dok. Jasamarga)
Baca 10 detik
  • PT Jasa Marga mempersiapkan pengoperasian fungsional Tol Japek II Selatan sepanjang 52 km saat arus balik Lebaran 2026.
  • Jalur fungsional satu arah menuju Jakarta ini melintasi tiga paket pekerjaan dengan akses keluar di SS Setu.
  • Pengoperasian ini bertujuan meningkatkan konektivitas serta mendukung kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran tahun 2026.

Suara.com - PT Jasa Marga tengah mempersiapkan pengoperasian fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan pada periode arus balik Lebaran 2026.

Melalui unggahan resmi media sosial Jasa Marga, disebutkan bahwa jalur fungsional ini akan menjadi alternatif bagi pengguna jalan yang menuju Jakarta.

“Jasa Marga tengah mempersiapkan jalur fungsional pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dari Sadang hingga Setu sepanjang kurang lebih 52 kilometer,” tulis unggahan PT Jasa Marga, dikutip Jumat (20/3/2026).

Jalur fungsional ini melintasi tiga paket pekerjaan, yakni Paket 3 Bojongmangu–Sadang sepanjang 31,25 km, Paket 2B Sukaragam–Bojongmangu sepanjang 13 km, serta Paket 2A Setu–Sukaragam sekitar 7,75 km dengan akses keluar di Simpang Susun (SS) Setu.

Dalam pengoperasiannya nanti, jalur tersebut akan diberlakukan satu arah menuju Jakarta selama periode arus balik Lebaran. Ruas ini juga akan terintegrasi langsung dengan Jalan Tol Cipularang.

Pengguna jalan dapat masuk melalui SS Sadang dengan empat pilihan akses keluar yang telah disiapkan, yaitu SS Kutanegara menuju Gerbang Tol (GT) Karawang Timur, SS Bojongmangu menuju GT Karawang Timur dan GT Cibatu, SS Sukaragam menuju GT Cikarang Barat, serta SS Setu yang mengarah ke Jalan MT Haryono.

Jasa Marga menyebutkan bahwa pengoperasian fungsional ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran 2026.

Sebagai tambahan, masyarakat perlu mewaspadai potensi kepadatan pada puncak arus balik Lebaran. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memproyeksikan puncak arus balik akan terjadi pada 24 Maret 2026 serta periode 28 hingga 29 Maret 2026.

Oleh karena itu, perencanaan waktu perjalanan yang matang sangat disarankan untuk menghindari kepadatan lalu lintas, terutama saat periode puncak arus balik nanti.

Baca Juga: Di Balik Perang Melawan Israel dan AS, Iran Ternyata Punya 'Senjata' Otomotif Super Murah

Load More