- Australia mengakui kemungkinan penjatahan bahan bakar akibat gangguan distribusi minyak global karena konflik di Selat Hormuz.
- Wakil PM Richard Marles meminta masyarakat tenang dan mengimbau pembelian dilakukan secara normal, bukan berlebihan.
- Pemerintah Australia melonggarkan standar kualitas bensin dan melepaskan cadangan nasional untuk stabilitas pasokan.
Suara.com - Pemerintah Australia kini tengah berupaya meredam kekhawatiran publik setelah mengakui bahwa kemungkinan opsi penjatahan bahan bakar akan dilakukan oleh pemerintah. Ketegangan konflik yang melibatkan Iran di Selat Hormuz menjadi pemicu utama terganggunya jalur distribusi minyak dunia yang membuat pasokan bahan bakar global ikut terganggu. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya kelangkaan bensin pertama kali di Australia sejak tahun 1979.
Wakil Perdana Menteri Australia Richard Marles menyatakan bahwa situasi ini sangat bergantung pada durasi konflik yang terjadi di wilayah tersebut.
“Jelas [kemungkinan penjatahan] adalah opsi dari berapa lama konflik ini berlanjut, dan itu bukan sesuatu yang dapat saya jawab soal apa yang akan terjadi,” ungkap Marles, dikuti dari Carscoops, Jumat (20/3/2026).
Ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang justru akan memperburuk keadaan.
“Kami mengambil langkah-langkah yang sedang kami lakukan saat ini, dan ini hanya masalah bagaimana orang-orang menjalankan aktivitas mereka seperti biasa dan dengan tenang,” tambah Marles untuk meyakinkan stok bahan bakar sebenarnya masih mencukupi jika digunakan secara normal.
Fenomena kehabisan stok di beberapa SPBU lokal dilaporkan bukan karena kelangkaan murni melainkan akibat lonjakan permintaan atau panic buying dari para pengemudi. Guna menjaga stabilitas mobilitas masyarakat, otoritas setempat telah melepaskan sekitar 20 persen dari cadangan bahan bakar nasional ke pasar.
Selain itu, aturan kualitas bensin juga dilonggarkan sementara dengan mengizinkan kandungan sulfur yang lebih tinggi agar pasokan tetap tersedia di pompa pengisian.
Di sisi lain, Komisi Persaingan dan Konsumen Australia mulai memperketat pengawasan terhadap para pengecer bensin besar. Langkah ini diambil setelah terjadi lonjakan harga tajam di berbagai wilayah yang sangat membebani para pemilik kendaraan.
Pemerintah memperingatkan akan menjatuhkan sanksi berat bagi pihak yang memanfaatkan situasi krisis ini untuk meraup keuntungan tidak wajar. Denda bagi pelanggar dikabarkan telah meningkat dua kali lipat sejak konflik tersebut pecah demi melindungi konsumen dari praktik nakal bahan bakar di tengah ancaman krisis energi dunia.
Baca Juga: Tips Otomotif: Penyebab Mobil Mogok Saat Banjir dan Solusinya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
NJKB BYD M6 PHEV Bocor, Harga Mulai Rp 100 Jutaan
-
Rumor Honda Vario 160 Terbaru Segera Hadir dengan Varian Street dan RoadSync
-
Dominasi Pebalap Belia Binaan AHM di Seri Pembuka Thailand Talent Cup 2026
-
Terpopuler: Solar Non Subsidi Meroket Bikin Mobil Diesel Tak Dilirik, Motor Irit Kini Makin Menarik
-
Ditinggal karena Tua, Kini Diburu Lagi: 5 Mobil Diesel Aman Biosolar Harga Rp50 Jutaan
-
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Hanya Ditunda Sementara Sampai Ekonomi Pulih
-
Laris di China dan Bersiap ke Indonesia, Ini Fitur Mobil Listrik Murah Chery QQ3
-
Gaya Hidup Keren Ala Yamaha Youth Community Ajak Remaja Sadar Keselamatan Jalan
-
7 Mobil 'Raja Jalanan' Identik dengan Citra Arogan, Kini Kemerosotan Harganya Bikin Segan
-
Bodi Boxy Makin Seksi, Inikah Mobil Mitsubishi Terbaru Pesaing Fortuner yang Dinanti?