- Kakorlantas Polri menyatakan arus lalu lintas pasca penerapan one way nasional terpantau terkendali pada Kamis, 19 Maret.
- Rekayasa lalu lintas meliputi penerapan contraflow bertahap mulai kilometer 36 hingga kilometer 70.
- Angka kecelakaan turun 2,8%, sementara fatalitas korban meninggal dunia menurun drastis 40% dibanding tahun sebelumnya.
Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol, Agus Suryonugroho, membeberkan kondisi arus lalu lintas pasca penerapan rekayasa one way nasional terpantau terkendali.
Berdasarkan data pada Kamis (19/3), jumlah kendaraan pada puncak arus mencapai sekitar 270 ribu kendaraan.
Angka ini meningkat sekitar 4,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan catatan 258 ribu kendaraan.
“Oleh sebab itu, mekanisme daripada rekayasa lalu lintas dari kilometer 36 tadi sudah kami lakukan contraflow 1 lajur sampai km 47. Setelah masih ada bangkitan lagi, dari km 47 kita perpanjang ke km 48, itu 2 lajur. Dari km 48, kami buat lagi contraflow lajur 3 sampai ke km 70. Sampai km 70, tentunya nanti arah ke Trans Jawa alhamdulillah lancar karena sudah kita lakukan one way nasional. Itu kondisi yang ter-update hari ini,” tutur dia.
Sedangkan angka kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan signifikan sebesar 2,8 persen. Sementara itu, angka fatalitas korban meninggal dunia turun signifikan hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami sampaikan bahwa peristiwa kecelakaan juga turun 2,8% per hari ini (Kamis 19 Maret 2026). Tetapi fatalitas korban yang meninggal dunia itu turun 40%. Jadi masih bagus, moga-moga sampai akhir Operasi Ketupat masih bisa kita pertahankan,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Polri bersama instansi terkait melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi puncak arus mudik lebaran 2026 melalui sejumlah skema seperti one way dan juga contra flow.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Motor Brebet saat Digas? Ini 8 Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya
-
Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Bagaimana Cara Menyusun Barang di Bagasi agar Titik Gravitasi Mobil Tetap Stabil?