- Periksa aus ban dan pastikan tekanan angin ideal untuk stabilitas dan efisiensi bahan bakar mobil.
- Pastikan mengecek volume dan kualitas cairan vital mobil seperti oli mesin, coolant, serta minyak rem.
- Cek sistem pengereman, fungsi aki, dan filter udara agar perjalanan harian kembali aman dan nyaman.
Suara.com - Perjalanan panjang saat mudik Lebaran tentu membuat beban kerja mesin mobil Anda menjadi jauh lebih berat daripada rutinitas harian. Oleh karena itu, jangan abaikan pemeriksaan teknis pascamudik guna menjaga performa kendaraan tetap optimal dan terhindar dari kerusakan fatal di jalan.
Mengapa pengecekan ini sangat krusial? Bayangkan saja, kendaraan Anda baru saja diajak melintasi ratusan kilometer dengan kondisi jalan yang beragam, cuaca panas terik, hingga terjebak kemacetan berjam-jam.
Jika langsung dipakai untuk aktivitas sehari-hari tanpa dirawat, bersiaplah menghadapi risiko mogok atau biaya perbaikan yang menguras dompet.
Merujuk pada keterangan resmi dari Hyundai Gowa, ada prosedur wajib yang harus dilakukan pemilik kendaraan setelah melakukan perjalanan jarak jauh.
Berikut adalah 4 komponen utama mobil yang pantang untuk dilewatkan pemeriksaannya demi keamanan dan kenyamanan Anda!
1. "Kaki-Kaki" Terdepan: Ban dan Tekanan Angin
Ban adalah satu-satunya komponen mobil yang bersentuhan langsung dengan aspal yang panas dan medan jalan yang tak selalu mulus.
Setelah perjalanan panjang, segera periksa keausan tapak ban. Pastikan permukaannya masih rata dan tidak ada kerusakan fisik yang mengerikan seperti sayatan benda tajam atau benjolan.
Selain fisik, jangan lupa ukur tekanan angin. Tekanan yang sesuai standar pabrikan tidak hanya membuat mobil lebih stabil dikendalikan, tapi juga menjaga konsumsi bahan bakar agar tetap irit.
Baca Juga: Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar
2. "Darah" Kendaraan: Berbagai Cairan (Fluids)
Sama seperti manusia yang butuh air setelah kelelahan, mobil Anda juga butuh dicek cairannya. Volume dan kualitas cairan sangat memengaruhi nyawa mesin.
Pastikan Anda memeriksa dan mengisi ulang jika indikator sudah berkurang.
Fokuslah pada oli mesin, cairan pendingin radiator (coolant), minyak rem, hingga cairan transmisi. Jangan lupakan juga air pembersih kaca (wiper fluid) yang sering terkuras selama perjalanan.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, intip sedikit bagian kolong mobil Anda, pastikan tidak ada tetesan cairan mencurigakan yang menandakan kebocoran.
3. Nyawa Keselamatan: Sistem Pengereman dan Aki
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Changan Deepal S07 SUV Listrik Mewah dengan Teknologi Canggih dan Harga Kompetitif
-
Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebelum Beli Mobil Listrik Bekas?
-
Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia
-
Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta
-
Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome
-
5 Rekomendasi Motor Matic yang Paling Irit BBM, Pas untuk Mobilitas Harian
-
Meski Diprotes, Truk dan Pikap India Disalurkan Bertahap ke Kopdes Merah Putih
-
9 Pilihan Mobil Paling Irit BBM, Tangguh Harian Hadapi Isu Kenaikan Bensin
-
Mobil Elf Muat Berapa Orang? Cocok Buat Liburan, Intip Fakta Uniknya
-
Mitos atau Fakta? Pajak Mobil Hybrid Lebih Mahal Ketimbang Kendaraan Bensin