- Pemerintah mengklaim mudik dan arus balik Lebaran 2026 berhasil dikendalikan sesuai rencana operasi terpadu.
- Monitoring dilaksanakan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub sejak 13 hingga 29 Maret 2026.
- Keberhasilan dicapai melalui koordinasi intensif lintas sektor dan pengawasan 1.560 titik pantauan.
Suara.com - Pemerintah mengklaim kondisi mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah disusun sejak awal.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menjelaskan, mudik tahun ini mampu dikendalikan dengan baik melalui koordinasi lintas sektor yang intensif.
"Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan mulai 13 Maret 2026 sampai dengan 29 Maret 2026, dapat kami laporkan bahwa pelaksanaan angkutan lebaran ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan kebijakan dan rencana operasi yang telah disusun," ujar Aan dalam penutupan posko angkutan lebaran terpadu di Kantor Kemenhub, Jakarta Senin (30/3/2026).
Sementara, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah hingga operator transportasi.
"Kolaborasi menjadi kunci utama dalam memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan arus balik dengan aman, lancar, dan selamat," jelasnya.
Selama masa posko berlangsung, pemerintah melakukan pemantauan secara luas di berbagai titik transportasi. Tercatat terdapat 1.560 titik pantauan di seluruh moda, mulai dari terminal, pelabuhan, bandara, stasiun hingga jalan tol dan arteri.
Selain itu, pengawasan juga diperkuat melalui pemanfaatan teknologi, dengan 7.159 titik CCTV serta 80 lokasi pemantauan menggunakan drone.
Dudy menambahkan, pemerintah juga telah melakukan berbagai langkah strategis selama periode mudik, mulai dari penyusunan rencana operasi, rekayasa lalu lintas, hingga program mudik gratis dan diskon tarif transportasi di berbagai moda.
Tak hanya itu, pengawasan terhadap operator transportasi juga diperketat, termasuk pemberian sanksi bagi pelanggaran guna memastikan standar keselamatan tetap terjaga.
Baca Juga: Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
Meski secara umum berjalan lancar, pemerintah tetap mencatat sejumlah evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang.
"Berbagai kejadian menonjol selama angkutan lebaran 2026 beserta seluruh rangkaian penyelesaiannya mencerminkan komitmen kita bersama dalam berkoordinasi, bersinergi, dan bekerjasama, termasuk mengesampingkan ego sektoral demi mencapai satu tujuan mulia yaitu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, bagi saudara-saudara kita selama periode mudik dan balik pada angkutan Lebaran 2026," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta
-
Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?