- Periksa fisik dan tekanan angin ban mobil agar aman digunakan usai melewati perjalanan panjang.
- Pastikan shockbreaker dan suspensi tidak bocor atau bunyi aneh saat mobil melewati jalan bergelombang.
- Segera lakukan spooring kalau setir mobil terasa beda atau arah laju kendaraan tidak lurus.
Suara.com - Setelah melewati perjalanan mudik yang panjang, kondisi beberapa komponen mobil wajib banget langsung dicek ulang. Hal ini penting dilakukan biar performa kendaraan tetap prima dan pastinya aman pas dipakai buat aktivitas harian.
Biasanya, hal pertama yang kita lakuin setelah sampai rumah adalah mencuci mobil sampai kinclong.
Tapi, jangan sampai kamu lupa mengecek area vital yang posisinya ada di bawah, yaitu sektor kaki-kaki. Bagian ini yang paling capek karena menahan beban dan menghajar berbagai kondisi jalanan.
Coba deh mulai dari yang paling gampang, yaitu ngecek ban. Perhatikan baik-baik permukaan ban mobil kamu.
Pastikan tak ada benjolan, sayatan, atau kerikil dan benda tajam yang nyempil di sela-sela alur ban. Soalnya, ban yang bekerja keras dan menahan suhu panas selama berjam-jam rawan banget mengalami kerusakan.
Selain itu, intip juga ketebalan tapaknya, jangan sampai udah botak dan ngelewatin batas Tread Wear Indicator (TWI).
Oh ya, satu hal yang sering banget dilupain: kembalikan tekanan angin ban ke standar pabrik! Ingat, waktu mau berangkat jarak jauh sambil bawa banyak barang, biasanya angin ban sengaja ditambah.
Nah, sekarang mumpung mobil cuma dipakai buat harian, tekanan anginnya harus disesuaikan lagi biar bantingan mobil nggak terasa keras.
Beres urusan ban, coba merunduk dikit buat ngintip area suspensi dan shockbreaker. Perhatiin baik-baik, ada rembesan oli nggak di sekitar situ?
Baca Juga: Lebih Irit Mesin Diesel atau Bensin? Ini Jawaban dan Pertimbangan sebelum Memilih
Kalau aman, coba bawa jalan mobilnya di jalanan yang agak keriting atau bergelombang. Kalau tiba-tiba ada bunyi "gluduk-gluduk" atau suara aneh lainnya, bisa jadi shockbreaker kamu minta jajan.
Terakhir, rasakan handling setirnya. Kalau setir mendadak terasa lebih berat, lari ke kiri atau kanan sendiri, atau jalannya udah nggak presisi, itu tandanya mobil kamu butuh spooring. Jangan ditunda, karena setir yang nggak lurus bikin berkendara jadi nggak nyaman dan bahaya.
Cuma dengan ngecek hal-hal sederhana kayak gini, kamu udah bisa ngenalin potensi masalah lebih awal.
Daripada dipaksa jalan terus malah bikin komponen lain ikutan rusak dan bon bengkel makin bengkak, mending sedia payung sebelum hujan, kan? Yuk, luangin waktu bentar buat ngecek mobil kesayangan kamu!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja
-
Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai
-
Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam
-
Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?
-
Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer
-
3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa
-
2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja
-
Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C
-
KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik
-
Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'